Friday, 24 Zulhijjah 1441 / 14 August 2020

Friday, 24 Zulhijjah 1441 / 14 August 2020

Greysia/Febby tak Gentar Meski Tantang Unggulan Pertama

Kamis 16 Jul 2020 19:54 WIB

Red: Endro Yuwanto

Pasangan Greysia Polii (kiri) dan Febby Valencia Dwijayanti Gani di turnamen internal PBSI.

Pasangan Greysia Polii (kiri) dan Febby Valencia Dwijayanti Gani di turnamen internal PBSI.

Foto: DOK PBSI
Greysia Polii/Febby Valencia Dwijayanti akan tampil di semifinal turnamen PBSI.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ganda putri Greysia Polii/Febby Valencia Dwijayanti mengaku siap menghadapi pasangan unggulan pertama, Ribka Sugiarto/Siti Fadia Silva Ramadhanti. Keduanya akan berlaga pada laga semifinal turnamen internal PBSI yang akan digelar pada Jumat (17/7) besok pagi.

“Siapapun lawannya, tentu kami harus siap. Sekalipun lawan kami besok adalah unggulan pertama, kami siap, dan bahkan harus lebih siap lagi dari mereka (Ribka/Fadia),” kata Greysia mengenai pertandingan semifinal esok hari, Kamis (16/7).

Menurut perempuan berusia 32 tahun itu, Ribka/Fadia memiliki pukulan-pukulan serta arah bola yang cukup akurat. Sehingga untuk menghadapinya, sambung dia, dibutuhkan konsistensi dan juga fokus yang kuat.

“Bola-bola mereka lebih matang dari pada kami. Jadi kami harus siap kapan pun mereka memukul bola. Kami akan bermain nothing to lose dan tanpa beban. Tapi yang pasti, kami harus tetap fokus sepanjang pertandingan,” ujar Greysia.

Sebelum melangkah ke semifinal, pasangan unggulan ketiga itu menang atas Agatha Imanuela/Yulfira Barkah di babak perempat final yang berlangsung Kamis (16/7).

Namun bukan karena kalah, Agatha diketahui mengalami kram pada kaki kirinya, sehingga tidak dapat melanjutkan pertandingan dan menyatakan mundur pada gim kedua. Saat itu, Greysia/Febby sudah menang dengan skor 21-19, 12-8.

Greysia mengaku amat menyayangkan kejadian tersebut. Menurut dia, permainan Agatha/Yulfira cukup bagus sore itu dan terus mencoba memberikan perlawanan terhadap Greysia/Febby.

“Mereka mainnya hari ini bagus. Kami sudah adu strategi dari awal pertandingan. Selain itu, kami juga sempat adu reli. Kami tidak menyadari kalau Agatha cedera, jadi kami terus cari poin. Saat kedudukan 7-6, Agatha mulai meminta break dan akhirnya ketahuan kalau dia kram,” jelas Greysia.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA