Sunday, 19 Zulhijjah 1441 / 09 August 2020

Sunday, 19 Zulhijjah 1441 / 09 August 2020

Solskjaer tak Khawatir dengan Inkonsistensi Paul Pogba

Kamis 16 Jul 2020 18:28 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Gilang Akbar Prambadi

 Pelatih Manchester United Ole Gunnar Solskjaer salam siku dengan pemain Manchester United Paul Pogba usai laga Manchester United melawan Bournemouth di Stadion Old Trafford, Sabtu (4/7).

Pelatih Manchester United Ole Gunnar Solskjaer salam siku dengan pemain Manchester United Paul Pogba usai laga Manchester United melawan Bournemouth di Stadion Old Trafford, Sabtu (4/7).

Foto: Peter Powell/Pool via AP
Pogba kadang bermain apik, tapi tak jarang bermain buruk.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER--Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer tak khawatir dengan inkonsistensi performa geladangnya, Paul Pogba. Pogba tampil apik sejak Liga Inggris kembali bergulir namun penampilannya menurun bagus saat MU bermain imbang 2-2 melawan Southampton.

Solskjaer mungkin akan mempertimbangkan untuk mengistirahatkan Pogba saat melawan Crystal Palace. Solskjaer bahkan tak akan membuat dia terjatuh selama bersama MU, terlebih ketika dalam performa terbaik.

"Saya berbicara kurang lebih setiap hari dengan Paul dan tentu saja dia tahu bahwa dia tidak akan dijatuhkan. Ketika Paul bermain seperti ini dia tidak akan dijatuhkan dari tim mana pun di dunia," kata Solskjaer dilansir dari Sky Sports, Kamis (16/7).

Solskjaer mengungkapkan sebelum melawan Southampton memang Pogba diragukan untuk diturunkan. Hanya saja pemain asal Prancis itu merasa siap dimainkan. Solskjaer akan melihat bagaimana perkembangan Pogba dalam beberapa hari ke depan.

"Dia telah fantastis sejak restart dan dia telah membawa banyak hal kepada tim,” ujarnya.

MU akan menghadapi Palace di Liga Inggris. Setelah itu Ibli Merah akan melakoni laga penting di semifinal Piala FA melawan Chelsea. Jadwal yang padat ini membuat Solskjaer merasa ini tak adil karena tak mempunyai waktu cukup beristirahat.

"Ada kekhawatiran bahwa mereka memiliki istirahat dan pemulihan 48 jam lebih banyak dari kita. Itu tidak adil. Kami berbicara tentang penjadwalan yang adil untuk memulai ulang ini. Aku harus memikirkan hari Kamis. Kita harus memenangkan yang itu dan kemudian mari kita ambil bagian setelah itu,” tuturnya.

Kendati demikian, Solskjer yakin pasukannya dapat mengatasi jadwal tak adil tersebut sebab pemainnya dinilai fit untuk bertanding. Ia juga yakin anak asuhnya akan selalu bugar melakoni berbagai pertandingan ke depan.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA