Friday, 28 Rabiul Akhir 1443 / 03 December 2021

Friday, 28 Rabiul Akhir 1443 / 03 December 2021

Sebelum Wafat Rasulullah Menginfakkan Seluruh Hartanya

Kamis 16 Jul 2020 05:19 WIB

Rep: Rossi Handayani/ Red: Ani Nursalikah

Sebelum Wafat Rasulullah Menginfakkan Seluruh Hartanya

Sebelum Wafat Rasulullah Menginfakkan Seluruh Hartanya

Foto: Yogi Ardhi/Republika
Sebelum wafat Rasulullah juga memerdekakan budak.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pada Ahad, sehari sebelum Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam wafat, beliau memerdekakan budak-budaknya dan menginfakkan seluruh hartanya.

Dikutip dari buku Bekal Haji karya Ustadz Firanda Andirja, dalam hadits riwayat Ahmad disebutkan, "Rasulullah berkata ketika sakit yang akhirnya beliau meninggal, "Wahai Aisyah, bagaimana kondisi emas?" (Dalam riwayat lain: Aisyah berkata هِىيَ عِنْدِي "Ada padaku emasnya").

Baca Juga

Lalu Aisyah menghadirkan emas tersebut, sekitar lima keping hingga tujuh atau delapan atau sembilan keping. Maka, Nabi pun mebolak-balikkan kepingan emas tersebut dengan tangannya dan beliau berkata, "Apa persangkaan Muhammad terhadap Allah Azza wa Jalla jika bertemu dengan Allah, sementara emas-emas ini masih ada padanya? Wahai Aisyah, sedekahkanlah emas ini!"

Aisyah radhiyallahu anha berkata,

مَا تَرَكَ رَ سُولُ اللّٰهِ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دِينَارًا، وَلَا دِرْهَمًا، وَلَا شَاةً، وَلَا بَعِيرًا، وَلَا أَوْصَى بِشَيْءٍ

"Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam (tatkala wafat) tidak meninggalkan sekeping dinar pun, tidak juga sekeping dirham pun, tidak juga seekor kambing pun dan unta, dan tidak berwasiat dengan wasiat apa pun," hadits riwayat Muslim.

Amr bin al-Haarits (saudaranya Juwairiyah bint al-Haarits) berkata:

"Tatkala Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam wafat beliau tidak meninggalkan sekeping dirham pun juga sekeping dinar, tidak juga seorang budak lelaki dan budak wanita. Beliau tidak meninggalkan apa pun kecuali begolnya putih dan senjata beliau, serta sebidang tanah, seluruhnya Nabi sedekahkan (diwakafkan)", hadits riwayat Al-bukhari.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA