Tuesday, 14 Zulhijjah 1441 / 04 August 2020

Tuesday, 14 Zulhijjah 1441 / 04 August 2020

Sukabumi Tunggu Teknis KBM Tatap Muka dari Kemendikbud

Senin 13 Jul 2020 21:07 WIB

Red: Reiny Dwinanda

Sejulah siswa memakai Alat Pelindung Diri (APD) saat persiapan Jawa Barat gelar kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka pada 13 Juli 2020, di SMA Negeri 4, Kota Sukabumi, Rabu (8/7). KBM tatap muka masih ditunda pelaksanaannya di Sukabumi hingga ada arahan dari Kemendikbud.

Sejulah siswa memakai Alat Pelindung Diri (APD) saat persiapan Jawa Barat gelar kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka pada 13 Juli 2020, di SMA Negeri 4, Kota Sukabumi, Rabu (8/7). KBM tatap muka masih ditunda pelaksanaannya di Sukabumi hingga ada arahan dari Kemendikbud.

Foto: Humas Pemprov Jabar
Sukabumi menunda pelaksanaan KBM dengan tatap muka di sekolah.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi memastikan proses pembelajaran untuk tingkat SMP dan SMA sederajat masih dilaksanakan di rumah. Tahun ajaran baru 2020-2021 telah dimulai Senin (13/7).

"Kami masih menunggu keputusan teknis pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di sekolah dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI jadi untuk sementara pelajar masih belajar di rumah meskipun pada hari ini atau Senin, (13/7) seharusnya dimulai tahun ajaran baru," katanya di Sukabumi, Senin.

Menurut Achmad, kebijakan belajar di rumah diterapkan karena pihaknya menginginkan sekolah benar-benar menyiapkan segala sesuatunya untuk melaksanakan KBM tatap muka di masa pandemi ini, sambil menunggu aturan teknis dari Kemendikbud RI. Selain itu, pihaknya juga tidak ingin mengambil risiko terhadap guru dan pelajar, karena hingga kini Covid-19 masih ada di Kota Sukabumi.

Baca Juga

Achmad menyatakan, keselamatan dan kesehatan warga menjadi prioritas utama Pemkot Sukabumi. Sebelumnya, orang nomor satu di Pemerintah Kota Sukabumi ini menyebutkan bahwa sektor pendidikan merupakan pintu terakhir yang akan dibuka setelah sektor lainnya beroperasi kembali, seperti perekonomian, perkantoran, jasa, dan lain-lain.

Lebih lanjut, Achmad menjelaskan, hingga kini Kemendikbud RI, Pemerintah Provinsi Jabar, dan Pemkot Sukabumi masih melakukan sinkronisasi beberapa indikator mengenai sistem pembelajaran di sekolah sesuai prosedur protokol kesehatan. Ia pun menyebut, waktu pemberlakuan KBM tatap muka di sekolah belum bisa ditentukan.

"Yang terpenting, pihak sekolah, baik guru maupun kepala sekolah, harus kreatif dan bisa berinovasi agar pendidikan tetap dilaksanakan agar pelajaran tidak ketinggalan, seperti melakukan pembelajaran melalui video call atau live streaming," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA