Senin 13 Jul 2020 21:31 WIB

Sejumlah Masjid di Jakarta Gelar Pemotongan Hewan Qurban

Protokol kesehatan tersebut harus disosialisasikan kepada masyarakat.

Rep: Rizkyan Adiyudha/ Red: Muhammad Fakhruddin
Sejumlah Masjid di Jakarta Gelar Pemotongan Hewan Qurban (ilustrasi).
Foto: Prayogi/Republika
Sejumlah Masjid di Jakarta Gelar Pemotongan Hewan Qurban (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Sejumlah masjid di Jakarta tetap menggelar penyembelihan hewan qurban saat Idul Adha, Jumat (31/7), meskipun tidak mengadakan sholat. Masjid Istiqlal misalnya yang tetap mengadakan pemotongan dan pembagian hewan qurban kepada masyarakat.

"Sholat Idul Adha nggak digelar tapi qurban tetap dilaksanakan seperti tahun sebelumnya dengan mematuhi protokol Covid-19," kata Wakil Kepala Bidang Peribadatan Masjid Istiqlal, Abu Hurairah kepada Republika.co.id di Jakarta, Senin (13/7).

Meski demikian, dia mengatakan, proses pemotongan hewan qurban kemungkinan tidak akan dibuka untuk umum bagi masyarakat. Dia melanjutkan, warga yang datang ke proses pemotongan hewan juga akan dibatasi mengingat masih ada proyek di kawasan Istiqlal.

Dia mengatakan, Istiqlal kemungkinan tidak akan memotong sapi atau kambing yang dititipkan masyarakat. Namun, dia melanjutkan, masjid tetap akan menerima penitipan hewan qurban dari dari seluruh warga negara.

"Sepertinya yang dipotong di Istiqlal hanya sapi RI satu dan dua (presiden dan wakil presiden) yang lainnya kami bagi hidup-hidup," kata Abu Hurairah lagi.

Dia menjelaskan, hewan qurban selain milik kepala dan wakil kepala negara hanya akan dibagikan kepada masjid atau musholla. Dia mengatakan, saat ini panitia qurban masih melakukan pendataan terkait tempat ibadah yang akan menerima penyaluran hewan qurban tersebut.

"Misal tiga musholla atau masjid kami kasih satu sapi. Ini kami belum selesai survei," kata Abu Hurairah saat dikonfirmasi soal penyaluran hewan qurban. Dia melanjutkan, daging hewan qurban presiden dan wakil presiden hanya akan dibagikan kepada petugas kebersihan istiqlal dan sekitarnya saja.

Hal serupa juga dilakukan Masjid Sunda Kelapa. Sekertaris Masjid Sunda Kelapa Ismed Hasan Putro mengatakan, masjid berencana tetap mengadakan rangkaian ibadah mulai dari sholat berjamaah, pemotongan hingga penyaluran hewan qurban.

Meski demikian, dia mengatakan, saat ini belum ada masyarakat yang menitipkan hewan qurban mereka. Ungkapnya, biasanya warga baru akan menitipkan hewan qurban mereka satu pekan jelang perayaan Idul Adha.

"Kami menunggu saja. Jika ada yang mau berqurban melalui Masjid Agung Sunda Kelapa," kata Ismed.

Terkait pendistribusian hewan qurban, dia mengatakan bahwa masjid akan melakukan pembagian dari pintu ke pintu masyarakat. Dia melanjutkan, proses penyembelihan hewan juga akan dilakukan secara tertutup artinya tidak dapat disaksikan masyarakat umum.

"Kami akan bagikan langsung ke kaum dhuafa yang membutuhkan. Akan dilakukan dari pintu ke pintu," katanya.

Sebelumnya, Deputi Bidang Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Lilik Kurniawan, mengatakan, sebaiknya masyarakat melakukan pemotongan hewan di tempat pemotongan yang sudah disediakan. Namun, jika melakukan pemotongan hewan dilakukan di masjid, maka ada aturan yang harus dipersiapkan masyarakat.

Dia mengatakan, ada sejumlah aturan yang harus dipatuhi yakni terkait standard operasional prosedur (SOP) berdasarkan protokol kesehatan. Kedua, protokol kesehatan tersebut harus disosialisasikan bukan hanya kepada pengurus masjid, dan panitia qorban, tetapi juga kepada masyarakat yang melakukan qurban.

Ketiga, untuk masyarakat yang masuk atau sekadar menyaksikan pemotongan hewan maka harus dipastikan kesehatannya. Untuk itu, pengurus masjid harus mengukur suhu tubuh masyarakat yang masuk ke masjid. Selain itu, masyarakat harus tetap menggunakan masker, dan mencuci tangan.

Keempat, masjid yang melakukan pemotongan hewan harus dilengkapi dengan peralatan kesehatan yang cukup, seperti termogun. Juga harus ada fasilitas air mengalir untuk mencuci tangan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement