Saturday, 18 Zulhijjah 1441 / 08 August 2020

Saturday, 18 Zulhijjah 1441 / 08 August 2020

Stok Masker N95 untuk Tenaga Medis di Papua Sangat Minim

Senin 13 Jul 2020 19:16 WIB

Red: Andri Saubani

Seorang siswa SD dengan masker di wajahnya berjalan meninggalkan sekolah usai melakukan pendaftaran ulang pada hari pertama sekolah di Jayapura, Papua, Senin (13/7/2020). Siswa SD, SMP dan SMA mulai mengikuti kegiatan belajar-mengajar tahun ajaran baru 2020/2021 dengan sistem pembelajaran tatap muka langsung dan daring.

Seorang siswa SD dengan masker di wajahnya berjalan meninggalkan sekolah usai melakukan pendaftaran ulang pada hari pertama sekolah di Jayapura, Papua, Senin (13/7/2020). Siswa SD, SMP dan SMA mulai mengikuti kegiatan belajar-mengajar tahun ajaran baru 2020/2021 dengan sistem pembelajaran tatap muka langsung dan daring.

Foto: ANTARA /Gusti Tanati
Ketersediaan masker untuk tenaga medis di Papua sangat minim.

REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA -- Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Provinsi Papua mengakui persediaan masker N95 bagi tenaga medis hingga saat ini jumlahnya sangat minim. Ketua Harian Satgas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Provinsi Papua Welliam R. Manderi kepada Antara di Jayapura, Senin (13/7), ketersediaan masker N95 ini harus ditambah.

"Seyogiyanya masker N95 atau alat pelindung diri (APD) khusus bagi tenaga medis yang menangano Covid-19 harus disiapkan lagi," kata Welliam.

Menurut Welliam, pihaknya tidak dapat menyebutkan secara detail jumlah masker N95 yang kini tersedia. Namun, yang pasti ke depan persediaannya harus ditambah.

"Kondisi kini, kami sudah sangat kritis untuk persediaan masker N95," ujarnya yang juga merupakan Kepala BPBD Provinsi Papua.

Dia menjelaskan untuk itu, pihaknya kini sedang dalam proses pembahasan pengadaan kembali masker N95 ini.

"Apalagi kini, untuk mengantisipasi kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), penggunaan masker N95 ini sangat dibutuhkan," katanya lagi.

Welliam menambahkan, antara Covid-19 dan karhutla merupakan dua hal yang berbeda. Sehingga, dalam penanganannya jangan sampai ada pendobelan atau tumpang tindih.

Baca Juga

photo
Masker Tiga Lapis WHO - (Republika)

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA