Sunday, 3 Zulqaidah 1442 / 13 June 2021

Sunday, 3 Zulqaidah 1442 / 13 June 2021

Jerman Berupaya Cegah Gelombang Kedua Covid-19

Senin 13 Jul 2020 18:11 WIB

Red: Nur Aini

Papan digital menyerukan kepada orang-orang untuk menjaga jarak sosial di Dresden, Jerman, Senin (30/3). Pemerintah Jerman dan pihak berwenang setempat sedang meningkatkan langkah-langkah untuk membendung penyebaran coronavirus SARS-CoV-2 yang menyebabkan penyakit COVID-19

Papan digital menyerukan kepada orang-orang untuk menjaga jarak sosial di Dresden, Jerman, Senin (30/3). Pemerintah Jerman dan pihak berwenang setempat sedang meningkatkan langkah-langkah untuk membendung penyebaran coronavirus SARS-CoV-2 yang menyebabkan penyakit COVID-19

Foto: EPA
Warga Jerman diminta waspada Covid-19 selama liburan musim panas

REPUBLIKA.CO.ID, BERLIN -- Menteri Kesehatan Jerman Jens Spahn pada Senin (13/7) mengklaim Jerman mampu mencegah gelombang kedua virus corona pada musim gugur jika masyarakat tetap waspada, terutama selama liburan musim panas.

Spahn mengatakan saat konferensi pers bahwa penting untuk tetap waspada ketika melakukan perjalanan ke luar negeri. Ia juga mengaku khawatir dengan foto-foto yang memperlihatkan orang-orang sedang berpesta di Mallorca saat akhir pekan dan mengabaikan jaga jarak sosial.

Baca Juga

"Saya memahami ketidaksabaran, namun di mana ada pesta maka risiko penularan sangat tinggi," katanya.

"Itulah sebabnya kami harus berupaya mencegah infeksi apalagi sekarang di musim liburan. Kami sendiri tidak mengharapkan gelombang kedua pada musim gugur dan musim dingin. Bersama, sebagai masyarakat, kami mampu mencegah itu, seperti yang pernah kami lakukan sebelumnya, menghancurkan gelombang dan mengendalikan pandemi."

Ia menambahkan bahwa lebih dari 15,5 juta orang telah memasang aplikasi Covid-19 Jerman. Menurutnya, 500.000 orang telah dites Covid-19 pekan lalu, terbanyak sejak krisis Covid-19 melanda.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA