Thursday, 23 Zulhijjah 1441 / 13 August 2020

Thursday, 23 Zulhijjah 1441 / 13 August 2020

Kalahkan Real Madrid, Granada Dibantu Cristiano Ronaldo

Selasa 14 Jul 2020 01:59 WIB

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Didi Purwadi

Cristiano Ronaldo

Cristiano Ronaldo

Foto: EPA-EFE/Rodrigo Jimenez
Real Madrid menyerah 0-1 lewat gol bunuh diri Cristiano Ronaldo pada 2013.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Real Madrid akan bertandang ke markas Granada, Stadion Los Carmenos, dalam lanjutan laga La Liga Spanyol pada Selasa (14/7) dini hari WIB. Dalam rekor pertemuan kedua tim, Granada menorehkan serentetan hasil buruk.

Tuan rumah Granada tidak pernah menang dalam tiga laga kandang terakhir. Seperti dikutip dari Soccernet, Rojiblancos menorehkan dua kekalahan dan satu hasil imbang. Ini menjadi catatan terburuk laga kandang Granada di pentas La Liga musim ini

Catatan laga kandang Granada pun terbilang negatif tiap kali menjamu raksasa Real Madrid. Dalam empat lawatan terakhir ke markas Granada di kancah La Liga, tim tamu Los Merengues selalu berhasil membawa pulang kemenangan. Granada hanya mampu mencetak gol di satu pertandingan selama periode tersebut.

Stadion Los Carmenos pun seakan menjadi lumbung gol bagi Real Madrid. Torehan 39 gol dalam 23 laga tandang di markas Granada menjadikan Madrid sebagai tim di La Liga yang mampu mencetak gol paling banyak di kandang Granada.

Granada pun tidak pernah menang lawan tamunya Real Madrid dalam tujuh tahun belakangan. Terakhir kali Granada berhasil memetik kemenangan kala menerima lawatan Madrid di La Liga adalah musim 2013. Pada saat itu, Madrid menyerah 0-1 lewat gol bunuh diri Cristiano Ronaldo.

Gol Bunuh Diri CR7
Pelatih anyar Granada Lucas Alcarez menjalani debutnya dengan gemilang seusai timnya mengalahkan Real Madrid 1-0 pada 3 Februari 2013. Gol semata wayang El Grana dicetak melalui gol bunuh diri Cristiano Ronaldo.

Alcaraz saat itu baru menjadi pelatih Granada menggantikan pelatih Juan Antonio Anquela, yang dipecat setelah Granada terpuruk di urutan ke-17 klasemen La Liga. Posisinya berada dua poin di atas zona degradasi.

Kemenangan sulit atas Madrid tersebut membuat El Grana kembali ke posisi 17. Satu-satunya gol pada pertandingan tersebut terjadi pada menit ke-22 saat Alvaro Arbeloa membuang umpan silang berbahaya dari Carlos Aranda dan menghasilkan sebuah tendangan sudut.

Tendangan sudut Gabriel Torje ke mulut gawang malah disundul Ronaldo ke gawang sendiri tanpa mampu dicegah oleh kiper anyar Madrid Diego Lopez. Bagi Madrid, kekalahan tersebut membuat mereka kian tidak mungkin mengejar Barcelona yang kokoh di puncak klasemen.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA