Sunday, 15 Zulhijjah 1442 / 25 July 2021

Sunday, 15 Zulhijjah 1442 / 25 July 2021

Turki Tunjuk Imam dan Muadzin untuk Hagia Sophia

Senin 13 Jul 2020 11:42 WIB

Rep: Kiki Sakinah/ Red: Ani Nursalikah

Turki Tunjuk Imam dan Muadzin untuk Hagia Sophia. Pemandangan udara dari era Bizantium Hagia Sophia, salah satu tempat wisata utama Istanbul di distrik bersejarah Sultanahmet Istanbul, Sabtu, 25 April 2020. Bangunan abad ke-6 sekarang menjadi pusat perdebatan sengit antara kelompok konservatif yang ingin itu diubah menjadi masjid dan mereka yang percaya situs Warisan Dunia harus tetap menjadi museum.

Turki Tunjuk Imam dan Muadzin untuk Hagia Sophia. Pemandangan udara dari era Bizantium Hagia Sophia, salah satu tempat wisata utama Istanbul di distrik bersejarah Sultanahmet Istanbul, Sabtu, 25 April 2020. Bangunan abad ke-6 sekarang menjadi pusat perdebatan sengit antara kelompok konservatif yang ingin itu diubah menjadi masjid dan mereka yang percaya situs Warisan Dunia harus tetap menjadi museum.

Foto: AP Photo/STR
Turki menunjuk dua imam dan empat muadzin untuk Hagia Sophia.

REPUBLIKA.CO.ID, ISTANBUL -- Pemerintah Turki akan menunjuk imam dan muadzin bagi Hagia Sophia, yang statusnya diubah kembali menjadi masjid pekan lalu. Kepala Direktorat Urusan Agama Turki, Ali Erbas, mengatakan dua imam dan empat muadzin akan ditunjuk untuk masjid di bangunan bersejarah di Istanbul tersebut.

Dilansir di Turkish Minute, Senin (13/7), Erbas berbicara kepada wartawan setelah melakukan kunjungan ke Hagia Sophia pada Ahad (12/7) bersama dengan menteri kebudayaan dan gubernur Istanbul. Ia mengatakan, direktorat urusan agama tengah mengerjakan langkah-langkah untuk menutupi ikon-ikon, mozaik dan lukisan di Hagia Sophia selama dilaksanakannya sholat.

Baca Juga

Hagia Sophia merupakan daya tarik bagi wisatawan dari seluruh dunia. Bangunan kuno ini dibangun sebagai gereja katedral selama Kekaisaran Byzantium Kristen. Namun, setelah penaklukan Ottoman di Istanbul pada 1453, bangunan Hagia Sophia diubah menjadi masjid.

Pada Jumat lalu, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengumumkan sholat dan adzan akan mulai dikumandangkan dari bangunan yang merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO itu pada 24 Juli mendatang. Hagia Sophia telah berfungsi sebagai museum sejak 1934 yang dibuka untuk pengunjung dengan dikenakan biaya.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA