Monday, 8 Rajab 1444 / 30 January 2023

PT Pindad Siap Produksi Massal Maung Pesanan Menhan

Senin 13 Jul 2020 08:20 WIB

Rep: Erik PP/ Red: Erik Purnama Putra

Menhan Prabowo Subianto menjajal kendaraan taktis PT Pindad yang diberi nama Maung.

Menhan Prabowo Subianto menjajal kendaraan taktis PT Pindad yang diberi nama Maung.

Foto: @prabowo
Prabowo Subianto menjajal rantis Maung buatan PT Pindad.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Pindad (Persero) siap memenuhi pesanan yang diminta Menteri Pertahanan (Menhan) Letnan Jenderal (Purn) Prabowo Subianto terkait kendaraan taktis (rantis) 4x4 bernama Maung. "Sudah siap diproduksi," kata Direktur Utama PT Pindad Abraham Mose saat dikonfirmasi Republika pada Senin (13/7).

Kementerian Pertahanan (Kemenhan) berkomitmen untuk mendukung penguatan produksi industri pertahanan (inhan) dalam negeri. Terbaru, Menteri Pertahanan (Mehan) Letjen (Purn) Prabowo Subianto menjajal produk terbaru kendaraan taktis (rantis) buatan PT Pindad, Bandung, Jawa Barat.

Bahkan, Prabowo memberi nama rantis tersebut dengan nama yang identik dengan masyarakat Sunda. "Pada sore hari ini saya dan tim dari PT Pindad mencoba kendaraan rantis 4X4 yang kami beri nama Maung," kata Prabowo dalam akun Twitter, @prabowo pada Ahad (12/7).

Prabowo tidak menjelaskan lokasi uji coba rantis Maung tersebut. Namun, terlihat ia begitu lihai mengendarai kendaraan tempur tersebut hingga menerjang lumpur yang memenuhi bodi kendaraan. Prabowo saat itu didampingi Direktur Utama (Dirut) PT Pindad Abraham Mose dan Inspektur Jenderal (Irjen) Kemenhan Letjen Ida Bagus Purwalaksana. 

 

Prabowo pun mendorong PT Pindad untuk memproduksi massal rantis tersebut untuk memenuhi kebutuhan TNI. "Kementerian Pertahanan akan terus mendukung upaya peningkatan produksi alutsista dalam negeri, serta mendukung program penelitian dan pengembangan, agar nantinya seluruh hasil produksi dalam negeri dapat mandiri secara utuh," ucap Prabowo.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA