Saturday, 18 Zulhijjah 1441 / 08 August 2020

Saturday, 18 Zulhijjah 1441 / 08 August 2020

Gasperini Senang Kinerja Para Pemain Atalanta

Ahad 12 Jul 2020 17:08 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Endro Yuwanto

Pelatih Atalanta Gian Piero Gasperini.

Pelatih Atalanta Gian Piero Gasperini.

Foto: EPA-EFE/PETER POWELL
Lolos ke Liga Champions kedua kalinya musim depan jadi tujuan utama Atalanta.

REPUBLIKA.CO.ID, TURIN -- Pelatih Atalanta, Gian Piero Gasperini, merasa senang atas kinerja anak asuhnya saat menahan imbang 2-2 Juventus dalam lanjutan Serie A Italia, di Stadion Allianz Turin, Ahad (12/7) dini hari WIB. Namun, ia juga kecewa dengan hasil akhir.

Gasperini kesal dengan handball pemainnya sehingga Juventus berhasil menyamakan kedudukan lewat titik putih. Ia tak bisa berbuat apa-apa karena tendangan penalti akibat pelanggaran yang dilakukan di area terlarang adalah konsekuensi yang harus diterima. Ia pun menilai handball di Italia berbeda dengan liga-liga di negara lain.

Atalanta sempat unggul dua kali lewat Duvan Zapata dan Ruslan Malinovskyi. Namun Juventus berhasil menyamakan kedudukan melalui dua tendangan penalti Cristiano Ronaldo. Namun Gasperini memuji penampilan pemainnya.

“Itu adalah penampilan luar biasa melawan para pemimpin Serie A, saya mengatakan kepada para pemain untuk memperlakukan ini seperti pertandingan Liga Champions, karena kami akan menghadapi tim-tim tingkat atas ini pada bulan Agustus,” ujar Gasperini usai pertandingan dilansir dari Football Italia.

Gasperini mengklaim timnya sudah mencapai semua yang sudah direncanakan. Karena itu, ia senang dengan kinerja pemain walaupun kecewa dengan hasil imbang tersebut. Ia menilai pantas Atalanta memenangkan laga.

Gasperini juga mengungkapkan bahwa lolos ke Liga Champions kedua kalinya musim depan adalah tujuan utama. Keterlibatan Atalanta di Liga Champions musim ini membuat energinya terbagi. Kendati demikian, kata dia, timhya cukup kuat menjalani itu. Ia pun menegaskan tak pernah menargetkan scudetto.

“Kami telah meningkatkan standar dan tetap saja mencapai target kami. Kami tidak bisa memikirkan scudetto. Sudah banyak orang yang marah melihat kami di Liga Champions karena membawa begitu banyak keuntungan finansial dan prestise,” jelas Gasperini.

Atalanta, lanjut Gasperini, terus tumbuh setiap tahun. Permainan yang ditunjukkan Atalanta saat ini tak sama dengan beberapa tahun lalu saat belum berkembang. Meski belum bisa menebak kapan Atalanta bisa meraih scudetto, Gasperini bangga dapat menguji kemampuan timnya di level Liga Champions.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA