Monday, 16 Zulhijjah 1442 / 26 July 2021

Monday, 16 Zulhijjah 1442 / 26 July 2021

Sabang Aceh Nihil Covid-19, Warga Tetap Diminta Waspada

Sabtu 11 Jul 2020 23:18 WIB

Red: Nashih Nashrullah

Kota Sabang hingga saat ini masih nihil kasus Covid-19. Rapid Test (Ilustrasi).

Kota Sabang hingga saat ini masih nihil kasus Covid-19. Rapid Test (Ilustrasi).

Foto: AP Photo/John Minchillo
Kota Sabang hingga saat ini masih nihil kasus Covid-19.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDA ACEH— Pemerintah Kota Sabang menyatakan kondisi di daerah Pulau Weh tersebut telah nihil pasien Covid-19, seiring satu warga setempat yang positif terpapar virus corona dilaporkan telah negatif atau sembuh.

Sekretaris Daerah Kota Sabang Zakaria, Sabtu (11/7), mengatakan meskipun Sabang telah nol kasus Covid-19, namun warga diminta tetap waspada dan meningkatkan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan.

Baca Juga

"Alhamdulillah, satu warga Sabang yang positif Covid-19 telah sembuh, dan saat ini Kota Sabang sudah nol kasus Covid-19," kata Zakaria, di Sabang.

Dia menjelaskan, pasien yang dinyatakan sembuh berinisial, NAU, 16 tahun, yang terkonfirmasi berdasarkan hasil uji sampel usap (swab) dengan metode polymerase chain reaction (PCR) di Balai Litbangkes Aceh.

"Kemudian NAU telah dinyatakan negatif atau sembuh setelah dua kali hasil uji swabnya menunjukkan negatif," kata Zakaria.

Pemerintah Kota Sabang, kata Sekda, terus menyerukan kepada masyarakat agar tidak mengurangi tingkat kewaspadaanya, mengingat penyebaran virus mematikan itu masih belum berakhir.

“Kita patut bersyukur warga kita ini sudah sembuh, sudah bisa kembali bersama keluarganya. Tapi kita minta masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, karena virus ini belum berakhir,” katanya.

"Jangan lupa pakai masker, rajin cuci tangan dan hindari kerumunan, itu sangat penting untuk saat ini kita terapkan dalam mencegah penyebaran virus Covid-19 ini," kata Zakaria.

Sementara itu, Direktur RSUD Kota Sabang dr Edi Suharto mengatakan kondisi NAU sudah sangat baik. Meski telah dinyatakan sembuh dari Covid-19, namun tetap harus menjalani isolasi mandiri.

"Iya sudah pulang ke rumahnya, tapi tetap menjalani isolasi mandiri selama 14 hari di rumah aja," kata Edi.

Selain NAU, kata Edi, terdapat 21 orang tenaga medis dari RSUD Kota Sabang dan Puskesmas Sukajaya yang berkontak langsung dengan pasien. Mereka juga telah diuji sampel usap dan dinyatakan negatif Covid-19. 

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA