Saturday, 18 Zulhijjah 1441 / 08 August 2020

Saturday, 18 Zulhijjah 1441 / 08 August 2020

Menhub Minta Transportasi Daring Optimalkan Shelter

Sabtu 11 Jul 2020 01:13 WIB

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Nidia Zuraya

Sejumlah pengendara ojek daring menunggu orderan penumpang di shelter ojek daring di kawasan Stasiun Sudirman, Jakarta, Rabu (14/8/2019).

Sejumlah pengendara ojek daring menunggu orderan penumpang di shelter ojek daring di kawasan Stasiun Sudirman, Jakarta, Rabu (14/8/2019).

Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso
Shelter transportasi daring tersedia di Stasiun Tanah Abang, Sudirman, Senen, Juanda.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meminta aplikator transportasi daring atau online mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas shelter atau tempat bagi pengemudi untuk menunggu penumpang. Dengan begitu, Budi menilai aspek kesehatan dan keamanan bagi penumpang maupun pengemudi semakin terjamin

Budi mengapresiasi shelter yang ada di Stasiun Tanah Abang, Sudirman, Senen, dan Juanda. “Buatlah shelter yang bagus. Jadi para pengemudi bisa menunggu di tempat yang baik. Kami dan pemerintah daerah akan memfasilitasi tempatnya,” kata Budi dalam pernyataan tertulis, Jumat (10/7).

Terlebih saat ini aplikasi transportasi daring masih memiliki berbagai inovasi di tengah pandemi Covid-19. Dengan begitu pengemudi masih dapat bekerja, namun tetap harus memperhatikan protokol kesehatan.

Dia menuturkan, aplikasi dengan layanan pesan antar makanan, pesan antar barang, pesan antar belanja rumah tangga dengan pembayaran secara nontunai banyak membantu kebutuhan masyarakat khususnya pada masa pandemi Covid-19. Selain itu, Budi mengatakan inovasi seperti penyediaan sekat pemisah, mendisinfeksi kendaraan, memakai masker dan menyediakan hand sanitizer, juga dapat menjadi solusi agar transportasi daring dapat tetap beroperasi mengangkut penumpang.

Budi juga mendorong aplikator untuk memfasilitasi dan memberikan hak yang sama dalam bekerja. Terutama bagi para mitra pengemudi dengan kebutuhan khusus atau difabel agar juga tetap dapat bekerja di masa pandemi Covid-19.

“Dengan adanya inovasi-inovasi yang dilakukan ini, kita memberikan kepercayaan diri kepada masyarakat bahwa apa yang dilakukan ini sehat dan aman. Sehingga mereka semakin yakin untuk menggunakan ojek daring adan angkutasn sewa khusus (taksi daring,” ungkap Budi.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA