Jumat 10 Jul 2020 04:48 WIB

Restart NBA Terancam Gagal

NBA akan terancam potensi klaster pemain yang tengah dikarantina di Orlando, Florida.

Pertandingan Denver Nuggets vs Dallas Mavericks di Kompetisi NBA (ilustrasi). Nuggets bersama Portland Trail Blazers, dan Houston Rockets akan membuka fasilitas latihan setelah ditutup akibat pandemi corona.
Foto: EPA-EFE/LARRY W. SMITH
Pertandingan Denver Nuggets vs Dallas Mavericks di Kompetisi NBA (ilustrasi). Nuggets bersama Portland Trail Blazers, dan Houston Rockets akan membuka fasilitas latihan setelah ditutup akibat pandemi corona.

REPUBLIKA.CO.ID, ORLANDO -- Komisoner NBA Adam Silver menyatakan rencana kelanjutan NBA musim 2019/20 mulai 30 Juli nanti di Orlando bisa batal. Jika, temuan kasus positif Covid-19 di antara para pemain terus bertambah secara signifikan.

Menurut Silver, apabila hanya ditemukan satu kasus baru, kemungkinan masih bisa diatasi. Namun kondisi akan berubah menjadi masalah besar apabila penyebaran justru terjadi saat para pemain tengah menjalani karantina di Orlando, Florida yang justru bisa menciptakan klaster baru.

Baca Juga

"Tentu saja, jika ada penyebaran yang signifikan di kampus kami, NBA akan dihentikan lagi," kata Silver seperti dilansir AFP, Kamis (9/7).

"Kondisi akan lebih memprihatinkan apabila pemain yang sedang menjalani karantina kemudian diuji dan hasilnya positif. Dari situ kami tahu bahwa ada celah dari persiapan yang sudah kami lakukan," ujarnya menambahkan.

NBA sudah mempersiapkan berbagai skenario untuk menghindari terjadinya penularan selama NBA musim ini berlanjut. Meski begitu, NBA tetap waspada mengingat terjadi lonjakan kasus Covid-19 yang tajam di Florida.

NBA musim 2019/2020 dijadwalkan bakal dilanjutkan pada 30 Juli di Disney World Resort, Florida tanpa penonton. Sebanyak 22 tim yang tampil akan tinggal di kompleks tersebut untuk menjalani karantina sebagai upaya NBA menghindari penularan virus corona.

"Kami dapat menganalisis virus itu sendiri dan mencoba melacak apakah ada lebih dari satu kasus jika virus dengan variasi genetik yang sama menular dari satu pemain ke pemain lain. (Upaya) ini seharusnya berhasil," kata Silver.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement