Kamis 09 Jul 2020 20:47 WIB

BNI Syariah Terbitkan Kartu Tanda Anggota NU Cilegon

Ini merupakan kartu debit co-branding kartu anggota NU

Rep: Lida Puspaningtyas/ Red: Gita Amanda
Karyawan melayani transaksi nasabah di kantor layanan BNI Syariah,ilustrasi.
Foto: Republika/Prayogi
Karyawan melayani transaksi nasabah di kantor layanan BNI Syariah,ilustrasi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- BNI Syariah menandatangani kerja sama dengan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Cilegon terkait penerbitan kartu debit co-branding kartu anggota NU (KARTANU). Kartu ini bisa juga digunakan sebagai identitas resmi anggota NU kota Cilegon.

Pemimpin BNI Syariah Kantor Cabang Cilegon, Amiruddin Umar mengatakan ada beberapa kelebihan kartu debit co-branding KARTANU diantaranya adalah setoran awal pembukaan rekening hanya Rp 100 ribu. Kartu tersebut gratis biaya pengelolaan rekening dan sudah berlogo GPN.

Baca Juga

"Kartu bisa digunakan untuk bertransaksi secara tunai maupun non tunai di seluruh perbankan Indonesia," kata Amiruddin dalam keterangan pers, Kamis (9/7).

Selain itu, kartu debit co-branding ini terkoneksi dengan mesin EDC di seluruh Indonesia dan gratis biaya pengelolaan kartu. Kartu mempunyai limit tarik tunai di ATM sebesar Rp 10 juta per hari dan transfer di ATM link/bersama sebesar Rp25 juta per hari.

Design kartu debit co-branding ini mempunyai warna hijau dengan logo NU di bagian tengah dan nama di bagian kiri bawah. Dengan terealisasinya penerbitan kartu debit co-branding KARTANU melalui Bank BNI Syariah berpotensi untuk memasarkan produk dana dan pembiayaan serta menjalin kerja sama lebih jauh.

Baik di bidang DPK maupun pembiayaan mengingat Nahdlatul Ulama merupakan salah satu himpunan ormas islam terbesar di Indonesia. Selain itu dengan kartu debit co-branding KARTANU ini diharapkan bisa menjadi daya tarik bagi masyarakat luas terutama instansi, organisasi, atau komunitas lain untuk bergabung dan mulai menggunakan produk-produk BNI Syariah.     

Amiruddin mengatakan target percetakan Kartu Debit co-branding BNI Syariah sampai akhir tahun 2020 sebanyak 2.000 kartu yang dibagi menjadi beberapa tahap pencetakkan. Untuk mengoptimalkan pemasaran kerja sama dengan PCNU, BNI Syariah melakukan publikasi di media massa maupun media sosial.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement