Saturday, 25 Zulhijjah 1441 / 15 August 2020

Saturday, 25 Zulhijjah 1441 / 15 August 2020

MPR Ajak Gugus Tugas Daerah Sosialisasi Perlunya Rapid Test

Kamis 09 Jul 2020 15:17 WIB

Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Ketua MPR Bambang Soesatyo mendorong pemerintah daerah bersama Tim Gugus Tugas Covid-19 memahami sosio kemasyarakatan warga. Hal ini agar dalam melakukan komunikasi sudah memahami karakter masyarakat tersebut sehingga tim gugus tugas bisa menjelaskan pentingnya dilakukan tes cepat, dapat dipahami dan dimengerti oleh warga setempat.

Ketua MPR Bambang Soesatyo mendorong pemerintah daerah bersama Tim Gugus Tugas Covid-19 memahami sosio kemasyarakatan warga. Hal ini agar dalam melakukan komunikasi sudah memahami karakter masyarakat tersebut sehingga tim gugus tugas bisa menjelaskan pentingnya dilakukan tes cepat, dapat dipahami dan dimengerti oleh warga setempat.

Foto: MPR
Bamsoet meminta Gugus Tugas pahami karakter masyarakat terkait takutnya rapid test

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mendorong pemerintah daerah bersama Tim Gugus Tugas Covid-19 memahami sosio kemasyarakatan warga. Hal ini agar dalam melakukan komunikasi sudah memahami karakter masyarakat tersebut sehingga tim gugus tugas bisa menjelaskan pentingnya dilakukan tes cepat, dapat dipahami dan dimengerti oleh warga setempat.

Hal ini menurut Bamsoet karena masih adanya upaya penolakan dari warga untuk melakukan tes cepat (rapid test), seperti baru-baru ini warga desa Kolpo Kecamatan Batang-batang, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Warga menolak kehadiran tim medis karena khawatir bila dinyatakan reaktif akan diperlakukan seperti layaknya pasien Covid-19 ketika meninggal dunia.

"Pemerintah bersama Tim Gugus Tugas Covid-19 juga harus terbuka dalam melaksanakan sosialisasi mengenai apa dan bagaimana cara menghadapi pandemi Covid-19 agar jangan sampai adanya korban, juga dibutuhkan kecepatan dalam menyampaikan hasil tes cepat yang dilakukan laboratorium," ungkap Bamsoet, Kamis (9/7).

Hal ini akan menambah kepercayaan masyarakat kepada pemerintah, sehingga penolakan terhadap tim medis yang akan melakukan tes cepat bisa diminimalisir. Khususnya masyarakat di pelosok minim informasi sehingga menimbulkan stigma negatif terhadap berbagai upaya kesehatan yang dilakukan pemerintah.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya di daerah terpencil agar tidak takut melakukan rapid test yang bertujuan untuk memastikan pentingnya mendeteksi secara dini kondisi kesehatan masyarakat saat ini. Selain itu juga penting untuk mencegah secara cepat penyebaran virus Covid-19 di wilayah sekitar daerahnya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 
 
Terpopuler