Thursday, 1 Syawwal 1442 / 13 May 2021

Thursday, 1 Syawwal 1442 / 13 May 2021

Wishnutama Imbau K/L dan Himbara Gelar Rapat di Hotel

Rabu 08 Jul 2020 18:01 WIB

Rep: Iit Septyaningsih/ Red: Fuji Pratiwi

Petugas memeriksa suhu tubuh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio yang meninjau kawasan pariwisata Pantai Waterblow Nusa Dua, Badung, Bali, beberapa waktu lalu. Wishnutama mengimbau K/L dan Himbara untuk menggelar kegiatan di hotel untuk kembali menggerakkan wisata MICE.

Petugas memeriksa suhu tubuh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio yang meninjau kawasan pariwisata Pantai Waterblow Nusa Dua, Badung, Bali, beberapa waktu lalu. Wishnutama mengimbau K/L dan Himbara untuk menggelar kegiatan di hotel untuk kembali menggerakkan wisata MICE.

Foto: Antara/Fikri Yusuf
Saat ini timbul semangat dan optimisme kebangkitan pariwisata.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama mengimbau kementerian dan lembaga (K/L) serta Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) agar menggelar pertemuan atau rapat di hotel. Ini sebagai upaya memulihkan sektor pariwisata, khususnya perhotelan.

Seperti diketahui, pandemi Covid-19 yang menyerang hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia dan sangat berdampak terhadap sektor pariwisata meliputi perhotelan dan restoran. "Ke depan saya harap sektor Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition atau MICE dengan protokol kesehatan sudah bisa dilaksanakan. Saya sudah imbau K/L dan Himbara bisa meeting dengan fasilitas hotel," ujar Wishnutama dalam Sosialisasi Kebijakan dan Simulasi Protokol Kesehatan Bagi Industri Parekraf di Masa Covid-19 di Jakarta pada Rabu (8/7). 

Ia mengaku sudah meninjau penerapan protokol kesehatan di beberapa hotel dan restoran. Ia menilai, saat ini timbul rasa semangat dan optimisme kebangkitan sektor pariwisata khususnya hotel dan restoran. 

Meski begitu, Wishnutama menilai, implementasi protokol kesehatan di berbagai hotel dan restoran masih perlu diperkuat, ditingkatkan, serta dijaga kedisiplinannya. Dengan begitu, sektor pariwisata dan perhotelan bisa produktif. 

Ia menegaskan, kedisiplinan dalam menjalankan protokol kesehatan sangat penting. Tujuannya agar Indonesia, khususnya industri pariwisata dan ekonomi kreatif bisa bangkit sesegera mungkin. 

"Restoran dan hotel perlu menunjukkan confidence tidak hanya ke masyarakat Indonesia tapi juga dunia internasional. Kita semua harus serius menjalankan protokol kesehatan, sehingga dalam pelaksanaannya nanti bisa memulihkan sektor pariwisata yang paling terpuruk karena Covid-19," tutur Wishnutama. 

Wishnutama berharap segala upaya yang dilakukan bisa berdampak positif ke pariwisata dan ekonomi kreatif. Ia pun mengingatkan pelaku usaha mengimplementasikan protokol kesehatan sebaik-baiknya, agar tidak terjadi peningkatan Covid-19.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA