Friday, 25 Jumadil Akhir 1443 / 28 January 2022

Khabib Akhirnya Bicara: Kematian Ayah, Takdir Allah

Rabu 08 Jul 2020 14:41 WIB

Red: Didi Purwadi

Khabib Nurmagomedov

Khabib Nurmagomedov

Foto: AP/John Locher
Ayah Khabib, Abdulmanap Nurmagomedov, wafat dalam usia 58 tahun pada 3 Juli lalu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Abdulmanap Nurmagomedov wafat dalam usia 58 tahun pada 3 Juli lalu. Ayah sekaligus pelatih dari petarung Muslim MMA Khabib Nurmagomedov itu mengalami masalah jantung dan hati akibat terinfeksi virus corona.

Lima hari sejak kematian sang ayah, Khabib belum mengunggah sesuatu di akun Instagram-nya. Namun akun Instagram @news095 belum lama ini mem-posting video kunjungan Presiden Chechnya, Ramzan Kadyrov, ke rumah Abdulmanap Nurmagomedov di Desa Kirovaul, Dagestan, Rusia, pada Senin (6/7) malam waktu setempat.

Dalam video berdurasi 53 detik tersebut, Khabib tampak menerima langsung Ramzan Kadyrov bersama rombongan. Suasana duka tampak dari wajah-wajah para tamu yang datang melayat ke rumah Abdulmanap Nurmagomedov.

Dalam keterangan videonya, @news095 menuliskan bahwa Khabib berterima kasih kepada Ramzan Kadyrov atas kehadiran dan doanya. Sang Elang, julukan Khabib Nurmagomedov, juga berterima kasih atas dukungan Presiden Chechnya itu selama ayahnya menjalani perawatan di rumah sakit.

‘’Khabib menyatakan terima kasih atas bantuan yang Kadyrov berikan dalam memindahkan ayahnya ke rumah sakit Moskow dan perawatan di sana,’’ sebut @news095, seperti dikutip situs RBC.ru, Rabu (8/7). 

Pemegang sabuk juara kelas ringan UFC pun menyebut kematian ayahnya sudah menjadi takdir Allah SWT. ‘’Rencana Yang Mahatinggi tidak dapat diubah, semua sudah menjadi takdir-Nya,’’ kata Khabib Nurmagomedov. ‘’Semoga Allah mengampuni dosa-dosanya dan menempatkan di surga-Nya.’’

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA