Thursday, 16 Zulhijjah 1441 / 06 August 2020

Thursday, 16 Zulhijjah 1441 / 06 August 2020

Setiap Jam, 13 Orang Meninggal Akibat Tuberkulosis

Rabu 08 Jul 2020 11:53 WIB

Rep: Surya Dinata/ Red: Wisnu Aji Prasetiyo

Seorang narapidana menjalani pemeriksaan pada poliklinik yang terdapat di Rumah Tahanan Cipinang, Jakarta

Foto: VITALIS YOGI TRISNA/Antara Foto
EMBED
Selain Covid-19, Tuberkulosis (TB) bisa mengakibatkan kematian.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Tidak hanya kasus Covid-19 yang belum selesai. Akan tetapi Indonesia juga dihadapkan pada masalah kasus penyakit Tuberkulosis (TB) yang bisa mengakibatkan kematian.

Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan baru menemukan sekitar 67 persen kasus TB di Indonesia. Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kemenkes RI dr. Wiendra Waworuntu mengatakan angka kematian akibat TB cukup tinggi setidaknya setiap jam ada 13 orang di Indonesia meninggal dunia karena kasus TB.

Walau obat telah tersedia, Wiendra menilai banyak masyarakat yang enggan untuk berobat dengan berbagai alasan, salah satunya akses yang tidak memadai. Ia pun menyayangkan hanya baru sekitar 67 persen kasus TB yang diidentifikasi tetapi sisanya masih berkeliaran dan menularkan.

 

 

Video Editor | Fian Firatmaja

Sumber : BNPB Indonesia

Dapatkan Update Berita Republika

 
 

BERITA LAINNYA