Friday, 15 Jumadil Awwal 1444 / 09 December 2022

Mudahnya Berqurban Digital

Rabu 08 Jul 2020 07:08 WIB

Rep: Andrian Saputra/ Red: Ani Nursalikah

Mudahnya Berqurban Digital

Mudahnya Berqurban Digital

Foto: istimewa
Umat akan diedukasi untuk membeli qurban, bukan membeli hewan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Qurban digital menjadi solusi alternatif  bagi masyarakat yang ingin berqurban dengan mudah pada masa pandemi Covid-19. Warga hanya cukup mengakses sejumlah startup maupun agen kurban lembaga filantropi yang menyediakan penjualan dan pemotong hewan qurban hingga pendistribusian daging kurban.

Seperti Global Qurban yang merupakan program qurban dari lembaga filantropi Aksi Cepat Tanggap (ACT) yang bersiap membantu warga yang akan berkurban tahun ini. Vice President Global Qurban, Hafidz T Mas'ud mengatakan dengan memanfaatkan teknologi, bersedekah termasuk berqurban tetap bisa dilakukan meski di tengah pandemi.

Baca Juga

"Pandemi merupakan momentum saat ini yang semakin menghadirkan peningkatan spiritual, peran digital, dan empati masyarakat. Lebih lanjut, kini empati menjadi penggerak utama kegiatan bersedekah. Di era keterbatasan fisik, sedekah tetap bisa dilakukan jarak jauh dengan bantuan teknologi," kata Hafidz kepada Republika.co.id, Rabu (8/7). 

Hafidz menjelaskan esensi qurban sebagai pembuktian ketakwaan sekaligus menjadi jembatan silaturahmi semakin mudah dengan kehadiran digital. Menurutnya, kini qurban   tidak hanya bisa dinikmati oleh tetangga atau masyarakat dekat masjid, namun juga bisa menjangkau masyarakat di sejumlah pelosok daerah yang hanya jarang menikmati daging qurban. Bahkan tak hanya di Indonesia, Global Qurban juga mendistribusikan daging qurban ke warga di sejumlah negara lainnya yang dilanda krisis baik karena bencana alam maupun konflik kemanusiaan. 

"Program qurban digital sebenarnya bukan tahun pertama bagi Global Qurban. Tahun-tahun sebelumnya, kami pun telah menerapkan konsep kurban online bersama e-commerce. Hal ini menjadi hal baru dalam beribadah dan memanfaatkan teknologi. Umat akan diedukasi untuk membeli qurban, bukan membeli hewan," katanya.

Hafidz menjelaskan Global Qurban menyiapkan platform yang memudahkan para pequrban. Platform itu bisa diakses melalui smartphone maupun perangkat lainnya. Menurutnya, banyak keuntungan yang diperoleh sekaligus menjadi daya tarik qurban secara digital. Selain lebih mudah, pequrban juga turut serta membantu ekonomi bangsa di tengah pandemi. 

"Ada agen qurban yang bisa menempatkan benefit dari setiap kurban yang berhasil dijual, peternakan yang menjadi mitra penyedia kurban, hingga penerima manfaat di berbagai belahan dunia," katanya.

 

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA