Wednesday, 15 Zulhijjah 1441 / 05 August 2020

Wednesday, 15 Zulhijjah 1441 / 05 August 2020

PKB Umumkan Prinsip Dasar Haluan Politik Internasional

Selasa 07 Jul 2020 08:52 WIB

Red: Muhammad Subarkah

Muhaimin Iskandar dan Yahya C Staquf bersama delegasi parlemen Eropa di Kroasia.

Muhaimin Iskandar dan Yahya C Staquf bersama delegasi parlemen Eropa di Kroasia.

Foto: DPP PKB
Prinsip dasar haluan politik internasional menurut PKB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  JAKARTA - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengumumkan visinya tentang  haluan poltik internasional yang digambarkan sebagai jabaran dari wawasan yang diwariskan oleh  para pendiri bangsa. Tujuannya agar  posisi Indonesia menjadi salah satu kontributor utama dalam memperjuangkan kemuliaan  peradaban umat manusia.

"Prinsip-prinsip universal yang harus diusung  sebagai haluan politik internasional Indonesia, berdasarkan wawasan yang diwariskan oleh para  para pendiri bangsa," kata Ketua Umum (Ketum) Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB, Abdul Muhaimin Iskandar, Selasa (7/7)

Menurut Abdul Muhaimin Iskandar ada empat prinsip universal yang harus diusung. Pertama, memperlakukan sesama secara adil dan sederajat –tanpa memandang suku atau agama; tanpa permusuhan atau kebencian; dan tanpa berusaha  meminggirkan atau menyingkirkan.

Kedua,  menerima dan menghormati negara bangsa yang berdaulat sebagai sistem politik yang  mengikat warga dari setiap bangsa, tanpa menyebarkan atau mengejar agenda supremasi terhadap bangsa lain.

Ketiga, menerima dan menghormati hukum negara sebagai tatanan yang mengikat semua  warganya, dan tidak memberikan ruang bagi siapa pun untuk menjadikan agama sebagai  pembenaran atas tindakan melawan hukum, apalagi untuk menghasut dan/atau berpartisipasi  dalam pemberontakan terhadap otoritas yang sah.

Keempat, memelihara ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial. “Prinsip-prinsip universal itu adalah jawaban bagi bermacam kemelut yang melanda dunia internasional dewasa ini," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, kata Abdul Muhaimin Iskandar, sejak 2018 PKB telah diterima sebagai anggota  Centris Democrat Internasional (CDI), sebuah koalisi politik internasional beranggotakan lebih dari  150 partai politik dari berbagai negara di seluruh dunia. Kaukus CDI di Eropa, European People’s  Party (EPP), memenangi pemilu terakhir dan memegang mandat pemerintahan Uni Eropa saat ini. 

Sejak menjadi anggota CDI, lanjut Abdul Muhaimin Iskandar,PKB telah berhasil menggolkan tiga resolusi yang diterima secara aklamasi oleh CDI. Resolusi-resolusi itu diusung dalam konteks Gerakan Global Islam Untuk Kemanusiaan  (Humanitarian Islam). Salah satunya memuat hasil-hasil Bahtsul Masail Maudlu’iyyah dari  Musyawarah Nasional Alim-Ulama Nahdlatul Ulama di Kota Banjar pada awal 2019 yang lalu.

“PKB bertekad untuk mengusung panji-panji kontribusi Indonesia bagi  kemanusiaan dan peradaban dunia," tegas Wakil Ketua DPR RI itu.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA