Saturday, 18 Zulhijjah 1441 / 08 August 2020

Saturday, 18 Zulhijjah 1441 / 08 August 2020

Luke Shaw Nilai MU Kini Lebih Percaya Diri

Selasa 07 Jul 2020 06:48 WIB

Red: Israr Itah

 Luke Shaw (kiri).

Luke Shaw (kiri).

Foto: Carl Recine/Reuters
Shaw memuji sentuhan pelatih Ole Gunnar Solskjaer.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Luke Shaw yakin Manchester United (MU) bermain lebih percaya diri dibandingkan masa apa pun selama enam tahun dia berada di Old Trafford. Shaw datang ke MU selepas Sir Alex Ferguson pensiun.

Baca Juga

"Ini saat kami paling percaya diri. Di sekitar lapangan latihan dan di lapangan saat ini, kepercayaan diri begitu tinggi dan kami kini mengarungi pertandingan dengan keyakinan penuh," kata Shaw seperti dikutip laman Sky Sports, Selasa (7/7).

Terseok-seoknya United sejak ditinggalkan Sir Alex Ferguson pada 2013 terlihat jelas. Tetapi klub ini sepertinya tengah membalikkan periode buruk itu di bawah Ole Gunnar Solskjaer yang merupakan manajer keempat dalam enam musim ketika menggantikan Jose Mourinho pada Desember 2018.

Kemenangan besar 5-2 atas Bournemouth pekan lalu, memperpanjang daftar tak terkalahkan United menjadi 16 laga dalam semua kompetisi. Shaw yang bergabung dengan Setan Merah pada Juni 2014 mengatakan saat ini adalah masa paling menggembirakan dia bermain untuk klub itu. Menurut dia, sebelumnya MU tidak bermain sebagus sekarang dan dengan perasaan menyenangkan.

"Titik balik besar adalah saat tertinggal 0-1 (melawan Bournemouth) pada hari lainnya. Beberapa waktu ini kami kesulitan mencetak hasil, tetapi saya kira sudah ada petunjuk kami mengarah ke arah yang benar. Tentu saja kami sangat senang mengenai cara semua hal berjalan, tetapi sudah pasti masih ada ruang untuk peningkatan yang kami semua yakini," kata dia.

United merekrut pemain-pemain dengan karakter hebat di bawah kepemimpinan Solskjaer. Pendekatan ini menuai hasil ketika Harry Maguire dan Bruno Fernandes dengan menyeruak sebagai dua pemimpin lapangan terpenting MU saat ini.

Shaw percaya Solskjaer layak mendapatkan sanjungan atas perubahan kultur di ruang ganti pemain yang menegangkan sampai akhir masa kepelatihan Mourinho.

"Manajer sudah menunaikan tugas yang brilian. Saya kira ada kebahagiaan besar di dalam dan di sekitar lapangan latihan setiap hari," kata dia.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA