Saturday, 18 Zulhijjah 1441 / 08 August 2020

Saturday, 18 Zulhijjah 1441 / 08 August 2020

Gerindra Belum Tahu PDIP Dukung Keponakan Prabowo di Pilkada

Selasa 07 Jul 2020 06:38 WIB

Rep: Nawir Arsyad Akbar/ Red: Andri Saubani

Rahayu Saraswati

Rahayu Saraswati

Foto: istimewa
Beredar surat dukungan PDIP untuk Rahayu Saraswati di Pilkada Tangerang Selatan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dalam beberapa waktu terakhir, beredar surat surat rekomendasi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang merekomendasikan keponakan Prabowo Subianto, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo maju dalam Pilkada Tangerang Selatan. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad pun belum dapat memastikan kebenaran surat tersebut.

Surat tersebut merupakan rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan ke DPC PDIP Tangsel, bernomor 1506/IN/DPP/VI/2020 tertanggal 30 Juni 2020. Ditandatangani langsung oleh Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto.

"Saya belum tahu itu benar atau tidak," ujar Dasco di depan kediaman Prabowo, Kebayoran Baru, Jakarta, Senin (6/7).

Partai Gerindra, kata Dasco, akan segera mengkonfirmasi ke PDIP terkait kebenaran surat rekomendasi tersebut. Sebab, ia sendiri baru tahu hal tersebut dari sejumlah pemberitaan.

"Sementara DPP Gerindra belum menerima reolmendasi itu dan Mbak Saraswati belum menerima rekomendasi tersebut," ujar Dasco.

Baca Juga



Meski begitu, Gerindra tak menutup kemungkinan berkoalisi dengan partai lain. Termasuk dengan PDIP di sejumlah daerah pada Pilkada 2020.

"Ya nanti politik dinamis, kita hitung-hitungan. Tentu kita mau menang, hitung-hitungannya kita terbuka saja gitu," ujar Dasco.

DPP Partai Gerindra sendiri belum mengeluarkan surat rekomendasi terkait Pilkada 2020. Hal itu, kata Dasco, masih berproses di Prabowo.

"Saat ini sedang dalam proses di ketua umum, untuk kemudian diadakan pengecekan terakhir sebelum rekomendasi dikeluarkan," ujar Dasco.

Sebelumnya, politikus Partai Gerindra Rahayu Saraswati mengungkapkan kesiapannya maju di pemilihan wali kota dan wakil wali kota Tangerang Selatan (Pilwalkot Tangsel) pada Pilkada 2020 mendatang. Namun, dia masih menunggu arahan DPP Partai Gerindra terkait hal tersebut.

Perempuan yang akrab disapa Sara itu mengatakan, DPC Partai Gerindra Tangerang Selatan hingga saat ini telah melakukan penjajakan dan komunikasi dengan sejumlah partai untuk berkoalisi. Ia mengatakan, jadi maju atau tidaknya ia dalam kontestasi pilwalkot Tangsel bergantung pada hasil kesepakatan koalisi.

"Jadi rekom/SK akan bergantung pada hasil kesepakatan koalisi," ujar putri dari Hasjim Djojohadikusumo.


photo
Kontroversi Pilkada di tengah pandemi Covid-19. - (Berbagai sumber/Republika)

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA