Selasa 07 Jul 2020 01:14 WIB

Imam Shamsi Ali: Dakwah Mengalir di Pori-Pori Kita

Imam Shamsi Ali menyebut dakwah mengalir dalam pori-pori.

Rep: Muhyiddin/ Red: Muhammad Hafil
Imam Shamsi Ali: Dakwah Mengalir di Pori-Pori Kita. Foto: Imam Masjid New York, Shamsi Ali
Foto: Republika TV
Imam Shamsi Ali: Dakwah Mengalir di Pori-Pori Kita. Foto: Imam Masjid New York, Shamsi Ali

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Nusantara Foundation di Amerika Serikat, Ustaz Imam Shamsi Ali mengatakan, sejatinya dakwah itu merupakan tanggung setiap muslim. Menurut dia, dakwah itu mengalir dalam diri umat Islam. 

“Dakwah itu mengalir di pori-pori kita. Dan kita merasa ini adalah tanggung jawab hidup mati kita. Yang pasti kita akan terus melangkah dalam dakwah ini,” ujar Ustaz Shamsi Ali dalam acara bincang santai secara vitual bersama Ustadz Abdul Somad, Ahad (6/7) malam.

Baca Juga

Namun, menurut dia, selama ini seringkali umat Islam merasa bahwa dakwah itu hanya pekerjaan seorang ustaz, dai, ulama dan syekh saja. Padahal, kada dia, dakwah itu merupakan kerja semua individu Muslim.

Ustaz Shamsi Ali berharap setiap muslim mengetahui tentang definisi dakwah yang sebenarnya. Karena itu, dia pun bertanya kepada Ustaz Somad tentang cara agar umat Islam bisa mendefinisikan tetang dakwah.

Menjawab pertanyaan itu, Ustaz Somad kemudian mengutip suatu ungkapan menarik dari Umar Tilmisani, “Nahnu du’at qabla kulli syai’in”. Artinya, kita adalah dai sebelum menjadi apapun.

“Jadi profesinya utamanya dai, lalu kemudian profesi keduanya pekerja seni, maka hasil-hasil seninya akan menjadi dakwah,” jelas Ustaz Somad.

Dia mencontohkan seperti seorang dai sekaligus musisi metal religi, Ustaz Derry Sulaiman. Karena memahami konsep dakwah, lagu-lagu yang diciptakan Derry Sulaiman sekarang sudah menjadi dakwah.

 “Seperti Ustaz Derry Sulaiman, maka lagu-lagunya akan menjadi dakwah,” ucapnya.

Begitu juga dengan seorang bupati. Menurut Ustaz Somad, jika seorang bupati memahami konsep dakwah, maka program-programnya pun akan menjadi dakwah. “Jadi kalau bupati-bupati itu memhami kosep bahwa dia adalah dai, maka saya yakin dan percaya program-programya juga program dai,” kata Ustaz Somad.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement