Sunday, 26 Zulhijjah 1441 / 16 August 2020

Sunday, 26 Zulhijjah 1441 / 16 August 2020

Kanye West Dapat Dukungan Mark Cuban dan Elon Musk

Senin 06 Jul 2020 09:17 WIB

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Reiny Dwinanda

Kanye West mendapat dukungan dari pengusaha Marc Cuban dan Elon Musk saat mencicit di Twitter soal pencalonan dirinya sebagai presiden AS.

Kanye West mendapat dukungan dari pengusaha Marc Cuban dan Elon Musk saat mencicit di Twitter soal pencalonan dirinya sebagai presiden AS.

Foto: Reuters
Kanye West mencalonkan diri sebagai presiden Amerika Serikat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Para pemimpin bisnis Mark Cuban dan Elon Musk menunjukkan dukungannya terhadap pencalonan diri rapper Kanye West presiden Amerika Serikat. West mengumumkan tekadnya untuk maju dalam bursa persaingan calon presiden lewat cicitan pada Sabtu (4/7) malam waktu setempat.

Baca Juga

"Kalau ada voting Peringkat Pilihan dan nama Kanye West ada di kertas pemungutan suara bersama Joe Biden dan Donald Trump, saya akan membuat Kanye West mengungguli Donald Trump,” tulis Cuban lewat cicitannya di Twitter, dilansir di Fox News, Ahad (5/7).
Cuban bercanda soal pemilihan presiden independen 2020 pada awal tahun. Menurutnya, Biden bukan lelucon jika disandingkan dengan Trump. Sudah waktunya orang-orang beranjak dari meme dan melihat kenyataan. Melihat respons pandemi yang buruk saja menurut dia sudah menjadi alasan bagus mendiskualifikasi Trump.

Baru-baru ini, West mengunggah foto dengan Musk saat mengunjungi CEO Tesla itu pada awal Juli. Bagaimana pendapat Musk soal West?
 
“Kamu mendapat dukungan penuhku!” tulis Musk menanggapi pengumuman West di Twitter.


“Kita sekarang harus mewujudkan janji Amerika dengan mempercayai Tuhan, menyatukan visi kita dan membangun masa depan kita. Saya mencalonkan diri sebagai presiden Amerika Serikat! #2020VISION,” tulis West di Twitter pada Hari Kemerdekaan.

Sebelumnya, Kanye West berniat maju dalam pemilihan presiden 2024. Tidak diketahui seberapa serius West, atau apakah dia akan mencalonkan diri sebagai seorang independen. Beberapa menilai West sudah terlambat mendapatkan nama di surat suara sebagai calon independen di beberapa negara bagian.

 

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA