Senin 06 Jul 2020 00:26 WIB

Ledakan di Menteng, Polisi Tunggu Hasil Lab Forensik

Ledakan di Menteng sementara disebut berdaya rendah dan dampaknya kecil.

Garis Polisi (ilustrasi)
Foto: Antara/Jafkhairi
Garis Polisi (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Polres Metro Jakarta Pusat akan menunggu hasil Laboratorium Forensik (Labfor) Polri terkait ledakan Menteng yang berasal dari mobil mewah terparkir di pinggir jalan. Ledakan sementara disebut berdaya rendah dan tidak berdampak signifikan.

"Untuk hasil TKP kita tetap akan menunggu dari laboratorium forensik, mungkin besok akan keluar," ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Heru Novianto di Jakarta, Ahad (6/7).

Baca Juga

Heru menyatakan lokasi terdengarnya ledakan di Jalan Adiwinata, Menteng, Jakarta Pusat telah bersih dan dibuka kembali.

"Kembali lagi saya tekankan ledakan ini dampaknya kecil, tidak ada luka di korban manusia maupun meninggal dan hanya kerugian ban Pajero sebelah kiri kempes," ujar dia melanjutkan.

Heru mengatakan ledakan tersebut berdaya rendah dengan radius sekitar 50-100 meter.

Dugaan sementara peledak itu diletakkan di bawah mobil. Namun beberapa saksi mengatakan benda tersebut dilempar oleh orang tak dikenal yang sedang berboncengan.

Bahan-bahan diduga peledak di lokasi kejadian seperti puing plastik dan baterai telah diamankan dan dibawa oleh petugas Labfor Polri.

Sementara, pihaknya masih meminta keterangan saksi-saksi di lokasi kejadian, pemilik mobil, serta memeriksa kamera pengintai tersembunyi.

Pengamanan di sekitar Menteng Ditingkatkan

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Heru Novianto mengatakan pengamanan di sekitar ledakan Menteng akan ditingkatkan, namun tidak ekstra. Hal itu dilakukan karena polisi menilai ledakan Menteng bukan kejadian yang berkaitan dengan tindakan terorisme.

"Kalo pengamanan standar aja, karena bukan kejadian terorisme, mungkin ditingkatkan tapi tidak ekstra," ujar Heru di Jakarta, Ahad.

Pihaknya kini tengah mendalami target pelaku ledakan yang terjadi di Jalan Adiwinata, Menteng, Jakarta Pusat, dari mobil mewah terparkir di pinggir jalan, Minggu sore.

"Kita belum tahu targetnya itu siapa, kita masih dalami," kata Heru.

Heru mengatakan, pemilik mobil yang meledak bannya diidentifikasi sebagai pengusaha. Sehingga, pihaknya masih perlu mendalami apakah ada permasalahan yang dialaminya, yang menyebabkan mobilnya menjadi target ledakan.

Selain itu, polisi masih mendalami keterkaitan ledakan tersebut dengan serangan pribadi pengusaha tersebut.

Kini, Polres Metro Jakpus memeriksa lima orang saksi yang memiliki hubungan dengan peristiwa itu. "Kita sedang lakukan pemeriksaan apakah ada keterkaitan dengan saksi di sekitar TKP," kata dia.

Sebelumnya, ledakan terdengar dari sebuah mobil yang terparkir di Jalan Adiwinata, Menteng, Jakarta Pusat, Ahadsore sekitar pukul 15.00 WIB. Ledakan tersebut diduga bom rakitan yang dilempar pengendara sepeda motor yang tidak dikenal ke arah mobil itu.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement