Sunday, 19 Zulhijjah 1441 / 09 August 2020

Sunday, 19 Zulhijjah 1441 / 09 August 2020

Demi Peluk Ancelotti, Mourinho Rela Langgar Social Distancin

Ahad 05 Jul 2020 20:46 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Muhammad Akbar

Tottenham Hotspur manager Jose Mourinho reacts during the English Premier League soccer match between Sheffield United and Tottenham Hotspur in Sheffield, Britain, 02 July 2020.  EPA-EFE/Michael Regan/NMC/Pool

Tottenham Hotspur manager Jose Mourinho reacts during the English Premier League soccer match between Sheffield United and Tottenham Hotspur in Sheffield, Britain, 02 July 2020. EPA-EFE/Michael Regan/NMC/Pool

Foto: EPA-EFE/Michael Regan/NMC/Pool
Ancelotti adalah salah satu manajer top dunia dalam dua dekade terakhir

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Menjelang bentorkan krusial antara Tottenham Hotspur versus Everton. Pelatih, the Lillywhites Jose Mourinho melemparkan pujian kepada juru taktik sang rival, Carlo Ancelotti.

Bahkan demi bisa memeluk Don Carlo, sapaan akrab Ancelotti, Mourinho mengaku tak segan untuk memberikan pelukan hangat kepada pelatih asal Italia. Padahal, otoritas liga melarang prilaku tersebut demi menekan penyebaran virus corona di kompetisi Liga Primer Inggris 2019/2020.

"Saya pikir semua orang di sepak bola mengagumi Ancelotti, baik sosoknya sebagai pelatih maupun dalam kepribadiannya. Saya sangat menyukainya, sehingga saya menjelaskan dia adalah salah satu manajer top dunia dalam dua dekade terakhir," jelas Mourinho dilansir Irishexaminer, Ahad (5/7).

Ancelotti punya rekam jejak mentereng di berbagai kompetisi elit Benua Biru. Bersama AC Milan ia sukses menyabet dua gelar Liga Champions, hal yang juga dilakukan ketika dirinya menakhodai Real Madrid. Sementara, baik Mourinho dan juga Don Carlo keduanya pernah sama-sama menangani Chelsea.

Kini jelang bentrokan pekan ke-33 kontra Everton di Stadion Tottenham Hotspur, Selasa (7/7), pelatih yang menjuluki dirinya sebagai the Special One mengeklaim akan melakukan hal apa pun demi bersalaman sekaligus memeluk Ancelotti.

"Saya pikir dia pria yang fantastis. Saya pikir saya akan melanggar aturan. Sekarang jarak satu meter. Saya akan melanggar aturan dan saya akan memeluknya karena saya sangat menyukai Carlo," sambung mantan pelatih Inter Milan dan FC Porto.

Di sisi lain, tim asal London Utara sedang mencari kemenangan usai dipermalukan Sheffield United 1-3 pada laga terakhir. Maka bermain di markas sendiri tuan rumah Tottenham bakal menunjukkan kemampuan terbaiknya.

Sedangkan, untuk tim tamu Everton justru dalam kondisi terbaik. Armada Carlo Ancelotti sukses mengantongi dua kemenangan dalam tiga laga terakhir dengan menahan imbang Liverpool tanpa gol dan menang atas Norwich City, serta Leicester City pada pekan ke-32.

Dengan hasil di atas perolehan pun jarak kedua tim sejatinya tak terbentang jauh. Harry Kane dan kolega sementara bertengger di posisi kesembilan dengan perolehan angka 45 hanya terpaut satu angka dari Everton di kursi ke-11.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA