Friday, 15 Jumadil Awwal 1444 / 09 December 2022

Tambah 1.607 Kasus, Total Positif Corona Sentuh 63.749 Jiwa

Ahad 05 Jul 2020 16:18 WIB

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Teguh Firmansyah

Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan yang juga Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19 Achmad Yurianto menjawab pertanyaan saat wawancara di Graha BNPB, Jakarta, Kamis (18/6/2020). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/aww

Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan yang juga Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19 Achmad Yurianto menjawab pertanyaan saat wawancara di Graha BNPB, Jakarta, Kamis (18/6/2020). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/aww

Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Angka kesembuhan kasus Corona di tanah air masih berada di bawah rata-rata global.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Juru Bicara Pemerintah Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto melaporkan perkembangan terkini kasus covid-19 pada hari ini. Ia mengatakan, sebanyak 1.607 orang dilaporkan terjangkit covid-19 pada pemeriksaan terakhir sehingga menjadikan total kasus positif mencapai 63.749 orang.

“Hari ini kami melaksanakan pemeriksaan spesimen sebanyak 21.054 spesimen, sehingga total yang kami periksa sampai hari ini adalah 915.482 spesimen. Dari pemeriksaan ini kita dapatkan hasil positif sebanyak 1.607 orang sehingga total kasus positif akumulatif sampai dengan hari ini adalah 63.749 orang,”ucap dia saat konferensi pers, Ahad (5/7).

Baca Juga

Yurianto menjelaskan, penambahan kasus positif ini tidak selalu dimaknai bahwa keseluruhan kasus akan dirawat di rumah sakit. Sebagian dari kasus positif yang ditemukan itu pun justru tidak menunjukan gejala yang diindikasikan untuk dirawat di rumah sakit.

“Oleh karena itu, maka langkah yang paling tepat menangani kasus ini adalah melaksanakan isolasi mandiri secara ketat. Ini menjadi penting karena kalau ini tidak dilaksanakan dengan baik maka akan menjadi sumber penularan baru di tengah-tengah masyarakat kita,” tambah dia.

Lebih lanjut, Yurianto juga melaporkan adanya kasus sembuh yang bertambah sebanyak 886 orang pada hari ini sehingga menjadikan total kasus sembuh sebanyak 29.105 orang. Ia menyebut, angka sembuh total Indonesia saat ini masih berada di bawah rata-rata global, yakni sebesar 45,42 persen. Sedangkan angka kesembuhan rata-rata global sebesar 56,71 persen.

Sementara itu, untuk kasus meninggal dilaporkan terdapat 82 orang sehingga total kasus meninggal mencapai 3.171 orang. Jumlah angka kematian secara nasional pun berada pada kisaran lima persen. “Inipun juga relatif lebih tinggi dibandingkan angka rata-rata dunia yang saat ini mencapai 4,72 persen,” kata dia.

Selain itu, pemerintah juga masih melakukan pemantauan terhadap 39.928 ODP dan 13.767 PDP.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA