Thursday, 16 Zulhijjah 1441 / 06 August 2020

Thursday, 16 Zulhijjah 1441 / 06 August 2020

Tips Mengambil Foto Kembang Api dengan Kamera Ponsel

Ahad 05 Jul 2020 10:06 WIB

Rep: Noer Qomariah Kusumawardhani/ Red: Nora Azizah

Kembang api bisa menjadi objek foto yang sulit ditangkap kamera (Foto: ilustrasi mengambil foto kembang api)

Kembang api bisa menjadi objek foto yang sulit ditangkap kamera (Foto: ilustrasi mengambil foto kembang api)

Foto: Antara/Sigid Kurniawan
Kembang api bisa menjadi objek foto yang sulit ditangkap kamera.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Kembang api di angkasa memang tampak indah dilihat. Mungkin karena itu, beberapa orang ingin mengabadikannya dengan kamera ponsel.

Kembang api bisa sangat sulit difoto. Waktu, lokasi dan framing menjadi faktor-faktor penting. Tapi di sisi lain, ada beberapa panduan sederhana agar hasil foto kembang api bisa sangat mengesankan.

Langkah pertama, pertimbangkan meluangkan waktu untuk memeriksa lingkungan. Cari tahu di mana kembang api akan diluncurkan dan pikirkan lokasi dari mana Anda bisa memfotonya dengan baik. Dalam skenario terbaik, Anda bisa memfoto kembang api dan beberapa pemandangan atau landmark untuk konteks dalam satu bingkai foto.

Untuk mengambil foto kembang api yang bagus, Anda harus menjaga kamera ponsel tetap stabil. Di sinilah tripod smartphone akan berguna. Jika tidak memilikinya, pikirkan benda yang dapat dijadikan sandaran agar ponsel tidak goyang. Gerakan yang terjadi saat kamera mengambil foto dapat menghasilkan gerakan kabur, terutama pada ponsel tanpa stabilisasi gambar.

Langkah kedua, mengkonfigurasi kamera ponsel . Pada titik ini, Anda memiliki dua opsi. Anda dapat mengarakan kamera ke kembang api dan mulai mengklik tombol rana atau mengatur mode manual kamera untuk hasil yang optimal. Yang perlu diatur adalah shutter speed, ISO, focus, white balance dan matikan flash.

Bagi pemilik iPhone, aplikasi kamera default ponsel mereka tidak menawarkan banyak dalam hal pengaturan kamera manual, jadi pertimbangkan untuk menginstal aplikasi kamera pihak ketiga. Jika Anda tidak ingin menghabiskan uang untuk satu hal, cukup pertahankan aplikasi kamera Stock.

Seperti yang dilansir dari Phone Arena, Ahad (5/7), Anda dapat menggunakan fitur burst capture untuk mengambil serangkaian foto dan memilih yang terbaik dari hasil foto tersebut. Anda juga bisa menaruh jari Anda di layar untuk mengunci fokus dan pencahayaan sampai timbul kunci AF berwarna kuning.

Langkah ketiga, mengambil foto dengan kamera ponsel. Saat memotret kembang api, waktu dapat membuat perbedaan antara bidikan epik dan foto yang gelap. Idealnya, Anda menekan shutter sebelum letusan kembang api agar jejak cahaya yang cukup berwarna saat bola mengembang dapat ditangkat oleh kamera.

Anda juga mungkin perlu mengubah shutter speed karena beberapa kembang api berjalan lebih lambat atau lebih cepat daripada yang lain. Jangan lupa pengguna harus menjaga kameranya agar tetap stabil. Pertimbangkan untuk menggunakan pengatur waktu kamera.

Perlu diingat beberapa kamera akan menambahkan jeda kecil pada shutter secara otomatis untuk mencegah blur. Penting juga untuk mengambil banyak foto. Setidaknya beberapa foto itu mungkin memiliki hasil yang luar biasa.

Langkah keempat. Jangan lupa pertunjukan kembang api juga layak dinikmati dan dikagumi, karena tidak setiap hari orang bisa menyaksikan tontonan seperti ini. Mungkin lebih baik jika Anda mengambil beberapa bidikan foto di awal pertunjukan kembang api dan letakkan kamera setelahnya.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

 

BERITA LAINNYA