Sunday, 19 Zulhijjah 1441 / 09 August 2020

Sunday, 19 Zulhijjah 1441 / 09 August 2020

Petugas Kebun Binatang Swiss Tewas Diserang Harimau

Ahad 05 Jul 2020 09:35 WIB

Red: Friska Yolandha

Harimau jantan Sayan ditempatkan di area khusus setelah seekor harimau Siberia lainnya menyerang petugas hingga tewas di Kebun Binatang Zurich, Swiss, Sabtu (5/7).

Harimau jantan Sayan ditempatkan di area khusus setelah seekor harimau Siberia lainnya menyerang petugas hingga tewas di Kebun Binatang Zurich, Swiss, Sabtu (5/7).

Foto: Ennio Leanza/Keystone via AP
Belum diketahui mengapa petugas dan harimau ada di kandang di waktu yang sama.

REPUBLIKA.CO.ID, ZURICH -- Seekor harimau betina Siberia menyerang petugas kebun binatang di kebun binatang Zurich, Swiss, Sabtu (4/7). Tim gagal menyelamatkan petugas perempuan berusia 55 tahun tersebut. Ia meninggal di lokasi kejadian. 

Seorang pengunjung kebun binatang melaporkan serangan tersebut. Staf kebun binatang kemudian memancing harimau berusia lima tahun bernama Irina agar menjauh dari korban dan masuk ke dalam kandang.

Penyelidikan masih berlangsung, seperti dikutip dari Reuters. Kandang harimau di Zurich juga diisi harimau jantan berusia empat tahun bernama Sayan, seperti dikutip dari situs resmi kebun binatang.

Irina, yang masih hidup setelah kejadian itu, didatangkan dari kebun binatang di Odense, Denmark, setahun lalu. Ia menggantikan betina yang mati akibat komplikasi setelah berkelahi dengan Sayan.

"Ini adalah binatang muda yang sejauh ini berperilaku seperti harimau di habitatnya," kata Direktur kebun binatang Severin Dressen kepada wartawan. 

Ia menambahkan belum diketahui mengapa harimau dan penjaga kebun binatang berada di kandang pada waktu yang bersamaan. Saksi mata kejadian serta staf kebun binatang mendapatkan konseling pascakejadian tersebut.

Kebun binatang Zurich dibuka lagi sebulan lalu setelah ditutup selama pandemi virus corona.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA