Thursday, 16 Zulhijjah 1441 / 06 August 2020

Thursday, 16 Zulhijjah 1441 / 06 August 2020

Hasil Survei, Ini Marketplace Paling Diminati Selama Lebaran

Sabtu 04 Jul 2020 19:16 WIB

Red: Gita Amanda

Shopee

Shopee

Foto: Dok: Shopee
Sebanyak 66 persen konsumen memilih Shopee sebagai situs belanja paling diingat

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bulan Ramadhan dan Hari Raya Lebaran merupakan bulan berbelanja online paling tinggi dalam budaya masyarakat Indonesia. Selama bulan Ramadhan dan Hari Raya Lebaran 2020 yang berlangsung di tengah pandemi Covid-19, berbelanja online bahkan semakin menjadi pilihan utama konsumen. Untuk mengetahui tren perilaku ini, Snapcart telah melakukan riset konsumen selama periode Ramadan dan Pandemi Covid-19.

Baca Juga

Hasilnya menunjukkan 66 persen konsumen dari 1.000 responden survei seluruh Indonesia selama Ramadhan dan Hari Raya Lebaran 2020 lalu, memilih Shopee sebagai situs belanja online yang paling diingat (top of mind). Data lebih detail, 58 persen konsumen di Jabodetabek memilih Shopee sebagai situs belanja online yang paling diingat, dan 72 persen konsumen non-Jabodetabek.

Disusul 16 persen konsumen memilih situs Tokopedia; 19 persen Jabodetabek dan 12 persen non-Jabodetabek. Kemudian 12 persen konsumen memilih Lazada; 13 persen Jabodetabek dan 10 persen non-Jabodetabek. Dan empat persen konsumen memilih Bukalapak; lima persen Jabodetabek dan tiga persen non-Jabodetabek. Disusul Blibli, JD.ID, Akulaku, OLX, dan Sociolla.

Hasil riset Snapcart yang berlangsung selama pandemi ini juga menunjukkan, Shopee merupakan situs belanja online yang paling sering digunakan dalam berbelanja selama Ramadhan dan Hari Raya Lebaran 2020 lalu (66 persen), dimana 59 persen konsumen di Jabodetabek memilih  Shopee dalam berbelanja online, dan 72 persen konsumen non-Jabodetabek juga memilih Shopee. Sedangkan Tokopedia (15 persen), Lazada (12 persen), dan Bukalapak (lima persen). Disusul JD.ID, Blibli, Zalora, Sorabel, Berrybenka, Qoo10, dan Zilingo.

Menurut Astrid Wiliandry Direktur Snapcart, masyarakat menempatkan Shopee sebagai situs yang paling diminati berbelanja saat Ramadhan yang bertepatan dengan pandemi karena banyak faktor. Di saat kebijakan physical distancing telah diberlakukan, masyarakat mencari opsi lain yang lebih aman bagi mereka untuk tetap memenuhi kebutuhan selama bulan Ramadhan dari rumah.

Shopee menjadi lebih unggul karena ragam produk yang lebih menarik dan tawaran harga yang lebih kompetitif. "Selain itu, Shopee juga terus melengkapi platformnya dengan fitur yang memperpanjang time spent dan engagement di dalam aplikasinya, menjadikan daya tarik tersendiri untuk para penggunanya,” ujar Astrid Wiliandry dalam siaran persnya, Sabtu (4/7).

Dari Perspektif Gender dan Kelompok Umur Yang menarik, 77 persen perempuan mengaku memilih berbelanja di Shopee, dibanding laki-laki 52 persen. Ini berbeda dengan Tokopedia yang lebih disukai konsumen laki-laki 22 persen, dibanding perempuan 9 persen. Juga Lazada  yang lebih disukai konsumen laki-laki 14 persen, dibanding perempuan 10 persen. Dan Bukalapak yang juga lebih disukai laki-laki 9 persen dan dua persen perempuan.

Sedangkan riset berdasarkan kelompok umur, berbelanja di Shopee paling disukai oleh kelompok umur 19-24 tahun (72 persen), 25-30 tahun (69 persen), kurang dari 19 tahun (69 persen), 31-35 tahun (63 persen), dan 35 tahun keatas (53 persen). Berbeda dengan Tokopedia yang lebih disukai kalangan 35 tahun keatas (24 persen), 31-35 tahun (15 persen), 25-30 tahun (14 persen), 19-24 tahun (10 persen), dan kurang 19 (10 persen).

Sedangkan Lazada lebih disukai kelompok umur kurang 19 tahun (14 persen), 19-24 tahun (13 persen), 25-30 tahun (12 persen), 31-35 tahun (11 persen), dan 35 tahun keatas (9 persen). Sedang berbelanja di Bukalapak lebih disukai oleh kelompok umur 35 tahun keatas (10 persen), 35-31 tahun (7 persen), 19-24 tahun (4 persen), 25-30 tahun (dua persen), dan kurang 19 tahun (dua persen).

“Mengapa Shopee menjadi pilhan utama bagi kelompok umur muda yaitu usia 19-24 dan 25-30 tahun, kami menilai fitur-fitur di Shopee lebih interaktif dan selalu ada tema baru pada setiap momen,” tambah Astrid Wiliandry, Direktur Snapcart.

Shopee Tanam, Goyang Shopee, dan Shopee Tangkap Paling Dikenal Konsumen
Untuk semakin meningkatkan awareness konsumen selama bulan Ramadhan dan Hari Raya Lebaran 2020 lalu yang berlangsung di tengah pandemi Covid-19, semua situs belanja online menambah berbagai fitur baru, aplikasi jualan baru yang menarik, dan menawarkan program serta gimmick baru di portalnya.

Sepuluh fitur di Shopee menempati daftar teratas fitur dan aplikasi belanja online yang paling dikenal dan diketahui (awareness) konsumen. Yakni fitur Shopee Tanam (71 persen responden tahu fitur ini), Goyang Shopee (64 persen), Shopee Tangkap (57 persen), Shopee Serba 10 Ribu (56 persen), Shopee Lempar (51 persen), Shopee Capit (50 persen), Shopee Lucky Prize (48 persen), Shopee Joged (47 persen), Shopeepoly (34 persen), dan Shopee Liga 1 (30 persen).

Kemudian diikuti Tap Tap Mantap (Lucky Egg) Tokopedia (28 persen), Serbu Seru Bukalapak (26 persen), Share & Win Shopee (19 persen), Lazada LazCity (13 persen), Daily Giftbox Bukalapak (12 persen), Lazada Voucher Rain (11 persen), TopQuest Tokopedia (11 persen), Lazada Moji Go (9 persen), Lazada Guest It (8 persen), dan Ball Pop Tokopedia (8 persen).

“Kreativitas membuat fitur-fitur baru sangat penting dalam membangun komunikasi dengan konsumen online, agar mereka tidak mudah bosan dan terus ada sesuatu yang baru dan menarik. Melalui itu, Shopee berhasil membuktikan bahwa semakin banyak fitur baru dan beragam, akan semakin meningkatkan banyak pilihan konsumen berbelanja,” ujar Astrid Wiliandry di Jakarta.

Gimmick yang paling disukai konsumen

Dari hasil survei Snapcart didapatkan data, konsumen paling menyukai fitur Shopee Tanam (49 persen) terutama oleh kelompok umur 19-24 tahun dan 25-30 tahun, kemudian fitur Goyang Shopee (10 persen), Shopee Serba 10 Ribu (6 persen), Tap Tap Mantap (Lucky Egg) Tokopedia (6 persen), Shopee Tangkap (5 persen), Serbu Seru Bukalapak (4 persen), Shopee Lucky Prize (3 persen), Shopee Capit (2 persen), Shopee Lempar (2 persen), Lazada Voucher Rain (2 persen), Lazada LazCity (2 persen), Shopee Joged (2 persen), Shopee Liga 1 (1 persen), Shopeepoly (1 persen), Daily Giftbox Bukalapak (1 persen), Lazada Guest It (1 persen), Lazada Moji Go (1 persen), dan TopQuest dari Tokopedia (1 persen). 

“Dari data terlihat, penawaran  diskon belanja masih yang paling disukai, baik dalam bentuk cashback atau hadiah belanja. Para milenial menyukai fitur-fitur berbentuk flash games karena lebih interaktif,” tutup Astrid Wiliandry, Direktur Snapcart.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA