Sunday, 26 Zulhijjah 1441 / 16 August 2020

Sunday, 26 Zulhijjah 1441 / 16 August 2020

Perolehan Akseptor KB di Depok Lampaui Target

Sabtu 04 Jul 2020 19:12 WIB

Rep: Rusdy Nurdiansyah/ Red: Endro Yuwanto

Keluarga Berencana, ilustrasi

Keluarga Berencana, ilustrasi

Sebanyak 13.897 orang menjadi akseptor KB di Depok.

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Perolehan akseptor Keluarga Berencana (KB) di Kota Depok tahun ini berhasil melampaui target. Sebanyak 13.897 orang menjadi akseptor KB.

Terjalin baiknya koordinasi di lintas sektor dinilai menjadi kunci meningkatnya jumlah pengguna KB.

Kepala Dinas Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat, dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok, Nessi Annisa Handari mengatakan, pada awalnya target akseptor sebanyak 12.222 orang. Namun, pelayanan yang dilakukan serentak di 11 kecamatan tersebut berhasil mencapai 13.897 orang.

"Raihan ini tidak terlepas dari semangat para petugas penyuluh KB di lapangan. Termasuk kerja sama yang baik bersama lintassektor, seperti Dinas Kesehatan (Dinkes) Depok, TP-PKK Kota Depok, dan Kodim 05/08 Depok," ujar Nessi dalam siaran pers yang diterima Republika.co.id, Sabtu (4/7).

Nessi merinci, pelayanan yang banyak digunakan oleh pasangan usia subur adalah suntik, mencapai 7.820 akseptor. Disusul pil sebanyak 3.098, kondom sebanyak 1.415 akseptor, dan IUD sebanyak 881 akseptor. "Selain kemitraan, ada rasa memiliki terkait keberlangsungan program Ketahanan Keluarga," jelas dia.

Nessi menilai, hal itulah yang mendorong semangat kader petugas KB untuk bekerja lebih keras. Meskipun di tengah pandemi, tenaga kesehatan juga melakukan sosialisasi ke rumah warga. "Jadi tidak membuat kerumunan. Mereka ada yang bertemu atau menyisipkan di sela kegiatan untuk menyosialisasikan hal ini," pungkasnya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA

 
 

TERPOPULER