Sabtu 04 Jul 2020 11:52 WIB

Ilmuwan Temukan Cara Mengetahui Usia Anjing

Sebelumnya, riset menyebut usia anjing dan manusia ada pada rasio 1:7.

Rep: Puti Almas/ Red: Dwi Murdaningsih
Anjing Labrador
Foto: bbc.co.uk
Anjing Labrador

REPUBLIKA.CO.ID, SAN DIEGO —Berapakah umur seekor anjing jika disamakan di usia manusia?  Banyak pertanyaan mengenai hewan berbulu yang sering dipelihara oleh orang-orang di seluruh dunia.

Para pemilik dari hewan peliharaan ini biasanya mengacu pada metode ‘mengalikan dengan tujuh’ yang merujuk dari satu tahun usia manusia. Namun, sebuah penelitian terbaru mengatakan bahwa sebenarnya ini hanyalah mitos.

Dilansir Study Finds, para peneliti dari Fakultas Kedokteran Universitas San Diego California mengatakan bahwa mereka memiliki formula yang lebih akurat mengukur usia anjing kesayangan Anda. Ternyata aturan satu tahun anjing sama dengan tujuh tahun pada manusia tidak tepat, karena hewan ini ternyata tak menua pada tingkat yang sama dengan manusia.

Penelitian tersebut mengatakan bahwa gigi taring anjing jauh lebih cepat ketika mereka masih muda. Tetapi, kemudian pertumbuhan ini mulai melambat pada usia sekitar tujuh tahun.

“Ini masuk akal ketika Anda memikirkannya. Bagaimanapun, seekor anjing berusia sembilan bulan dapat memiliki anak anjing, jadi kita sudah tahu bahwa rasio 1: 7 bukanlah ukuran usia yang akurat," kata penulis studi Trey Ideker dalam sebuah pernyataan.

Studi yang diterbitkan dalam Cell Systems, mempelajari tentang epigenetic clock atau jam epigenetik. Jam itu menentukan usia sel berdasarkan proses kimia seperti metilasi, yang memengaruhi apakah gen tubuh diaktifkan atau dimatikan.

Ideker mengatakan perubahan epigenetik memberi petunjuk pada ilmuwan tentang berapa usia gen manusia, seperti kerutan di wajah seseorang. Para peneliti menambahkan studi epigenetik telah dilakukan dengan manusia dan tikus, tetapi rekan penulis Tina Wang menyarankan untuk mencoba proses pada anjing.

"Kami selalu melihat manusia, tetapi manusia agak membosankan. Jadi ini meyakinkan saya bahwa kita harus mempelajari penuaan anjing dengan cara perbandingan,” jelas  Ideker.

Para peneliti bekerja sama dengan para ahli genetika anjing untuk memeriksa darah dari 105 anjing Labrador. Studi ini telah menciptakan skala baru yang menunjukkan gen anjing berusia satu tahun sudah lebih dekat dengan manusia berusia 30 tahun.

Saat penuaan anjing mulai melambat, anak anjing berusia empat tahun mirip dengan orang yang berusia 52 tahun. Pada saat seekor anjing berusia belasan tahun, mereka lebih dekat dengan orang yang berusia 70 tahun daripada yang berusia 100 tahun seperti yang disarankan dalam penelitian sebelumnya.

Studi tersebut mengatakan melacak usia anjing dan manusia menggunakan metilasi memberi para ilmuwan cara untuk benar-benar mengetahui apakah de-aging (produk efek visual untuk membuat usia lebih muda) benar-benar berfungsi. Ideker mengatakan bagaimana dapat mengetahui jika suatu produk benar-benar akan memperpanjang hidup Anda tanpa harus menunggu 40 tahun atau lebih?.

“Bagaimana jika Anda bisa mengukur pola metilasi terkait usia Anda sebelum, selama dan setelah intervensi untuk melihat apakah ini melakukan sesuatu?" tanya Ideker.

Para peneliti mengatakan satu kelemahan dari hasil ini adalah bahwa studi ini hanya menguji anjing jenis Labrador. Ideker dan timnya berencana untuk menguji anjing dari ras lain untuk melihat apakah skala baru mereka untuk mengetahui tahun usia anjing tetap konsisten.

Studi tersebut juga menyebutkan bahwa sejak mempelajari epigenetik yang akurat untuk tikus dan manusia di masa lalu, hasil untuk anjing juga harus berlaku.

Advertisement
Berita Terkait
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement