Tuesday, 21 Zulhijjah 1441 / 11 August 2020

Tuesday, 21 Zulhijjah 1441 / 11 August 2020

Orang Berkumpul di Bandara Menunggu Jasad Ayah Khabib

Sabtu 04 Jul 2020 00:14 WIB

Red: Didi Purwadi

Khabib Nurmagomedov bersama ayahnya Abdulmanap Nurmagomedov.

Khabib Nurmagomedov bersama ayahnya Abdulmanap Nurmagomedov.

Foto: EPA-EFE/MAXIM SHIPENKOV
Abdulmanap, ayah Khabib Nurmagomedov, meninggal di rumah sakit Moskow pada Jumat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Abdulmanap Nurmagomedov, ayah petarung MMA Khabib Nurmagomedov, meninggal dunia pada Jumat (4/7). Abdulmanap akan dimakamkan di tempat tinggalnya di Desa Kirovaul, Dagestan, Rusia.

Seperti dikutip dari TASS, orang-orang berkumpul di bandara untuk menjemput jenazah Abdulmanap. ''Para kerabat Nurmagomedov pergi ke bandara, mereka akan menjemput jenazahnya hari ini,'' kata Kepala Desa Kirovaul, Ilyas Khaziev, Jumat.

''Mereka akan menguburkan di desa asal Abdulmanap di Kirovaul,'' katanya. ''Jika waktunya cukup, maka hari ini mereka akan langsung menguburkannya.''

Para kerabat sudah tiba di kediaman keluarga besar Nurmagomedov. Semua orang sudah berkumpul di sana. ''Tentu saja orang-orang masih berdatangan untuk melayat,'' katanya.

Abdulmanap sebelumnya dilaporkan meninggal dunia di rumah sakit Moskow karena komplikasi akibat infeksi Covid-19. Seperti dilaporkan RT, Abdulmanap meninggal pada usia 57 tahun.

Abdulmanap menderita serangan jantung setelah didiagnosis menderita Covid-19 yang mematikan. Ia menjalani operasi bypass darurat, setelah itu ia dua kali koma.

Kondisinya telah dilaporkan oleh para dokter sebagai 'serius tapi stabil'. Tapi pada akhirnya ayah sang jagoan bela diri campuran itu kalah dalam pertempuran dengan penyakit tersebut. Pemimpin Republik Chechnya, Ramzan Kadyrov, melaporkan kabar duka itu pada Jumat.

Ayah Khabib pertama kali jatuh sakit pada akhir April di tanah kelahirannya di Dagestan, Rusia. Ia dirawat di rumah sakit setempat karena gejala mirip pneumonia tetapi menolak untuk menjalani tes corona.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA