Saturday, 18 Zulhijjah 1441 / 08 August 2020

Saturday, 18 Zulhijjah 1441 / 08 August 2020

Sakeenah, Aplikasi Bantu Meditasi Muslim Hadir di Dubai

Kamis 02 Jul 2020 23:13 WIB

Rep: Andrian Saputra/ Red: Nashih Nashrullah

Sakeenah merupakan aplikasi untuk membantu meditas umat Islam. Bendera Uni Emirat Arab

Sakeenah merupakan aplikasi untuk membantu meditas umat Islam. Bendera Uni Emirat Arab

Foto: tangkapan layar google
Sakeenah merupakan aplikasi untuk membantu meditas umat Islam.

REPUBLIKA.CO.ID, DUBAI – Sebuah aplikasi yang membantu Muslim untuk melakukan meditasi kini hadir di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA). Aplikasi bernama Sakeenah yang berarti ketenangan menyuguhkan ruang bagi umat Muslim untuk meningkatkan kesehatan mental melalui serangkaian meditasi yang terbimbing. 

Baca Juga

Dilansir The National pada Kamis (2/7) meditasi yang disuguhkan dalam aplikasi itu antara lain untuk bertujuan menangani depresi, kegelisahan dan kurang tidur hingga mengatasi masalah emosional semisal berhubungan dengan kesedihan dan kehilangan.

Setiap layanan meditasi dibuat dengan mempertimbangkan sumber Alquran, hadits, dan literatur Islam dengan masukan dari pembimbing dan cendekiawan dari seluruh dunia.   

Aplikasi ini menawarkan sesi meditasi bagi pemula berlangsung selama lima sampai sepuluh menit. Sedang untuk sesi yang lebih lama bagi orang yang sudah mahir dalam latihan.  

"Sakeenah pada akhirnya bertujuan untuk menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari semua anggota keluarga Muslim. Menawarkan konten yang ditujukan bagi semua kelompok umur. Kami akan segera mengenalkannya dengan lebih banyak bahasa untuk meningkat jangkauan dan beberapa inovasi akan segera diluncurkan," kata Chief Operating Officer Sakeenah, Muhammad Naeem Malik  

Menurutnya selain memiliki efek positif pada kesehatan mental, meditasi itu juga bisa menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kesehatan fisik.  

Aplikasi itu sekarang sudah tersedia dan dapat diunduh di iOS dan Android. Aplikasi itu menawarkan uji coba gratis selama tujuh hari bagi penggunanya yang kemudian akan beroperasi pada layanan berlangganan dengan biaya 5 dolar per bulan. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

 

BERITA LAINNYA