Saturday, 18 Zulhijjah 1441 / 08 August 2020

Saturday, 18 Zulhijjah 1441 / 08 August 2020

IKADI Minta Umat Boikot Produk Produsen Pro LGBT

Kamis 02 Jul 2020 23:09 WIB

Rep: Andrian Saputra/ Red: Nashih Nashrullah

Sekretaris Jenderal Ikadi Ustaz Ahmad Khusyaeri, meminta umat mencari produk alternatif selain produsen pro LGBT.

Sekretaris Jenderal Ikadi Ustaz Ahmad Khusyaeri, meminta umat mencari produk alternatif selain produsen pro LGBT.

Foto: Ikadi
IKADI meminta umat mencari produk alternatif selain produsen pro LGBT.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA – Pengurus Pusat Ikatan Dai Indonesia (IKADI) mengajak umat Islam mencari produk-produk kebutuhan sehari-hari dari perusahaan yang tidak mendukung LGBT.  

Baca Juga

Sebab menurut Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Ikatan Dai Indonesia (IKADI), Ustadz Ahmad Khusyaeri, sebagaimana dalam Alquran surat Al Maidah ayat 2 dijelaskan agar tidak saling tolong menolong dalam perbuatan dosa dam permusuhan.  

Dia menjelaskan LGBT merupakan perbuatan dosa yang secara jelas telah diharamkan dalam Islam serta agama-agama lainnya. 

Maka dari itu, menurut dia, mendukung produk perusahaan yang secara terang-terangan mendukung LGBT baik dengan membeli, memakai termasuk dalam kategori orang yang tolong menolong dalam perbuatan dosa. Karenanya dia mengajak umat Muslim untuk berikhtiar mencari produk lainnya.  

"Untuk itu harus berikhtiar dengan mencari produk lain. Kecuali kalau benar-benar kita tidak mendapatkan alternatif produk lain. Maka ini masuk dalam kategori darurat. Dan darurat itu terbatas ada kadarnya dan betul-betul itu produk yang sangat penting dan genting," kata Ustadz Ahmad Khusyaeri kepada Republika,co.id pada Kamis (2/7). 

Dia juga mengajak umat Muslimin untuk menasehati bila menemukan orang-orang yang justru mendukung LGBT. Sebagaimana dalam surat Adz Dzariyat ayat 55 menjelaskan tentang perintah memberikan peringatan yang bermanfaat bagi orang-orang beriman.  

"Kalau ada pihak, baik individu maupun kelompok yang secara terang-terangan mendukung LGBT, kewajiban kita untuk menasehati dan mengingatkannya,"katanya. 

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA