Tuesday, 21 Zulhijjah 1441 / 11 August 2020

Tuesday, 21 Zulhijjah 1441 / 11 August 2020

Pemkot Palembang Tingkatkan Fasilitas Objek Wisata

Kamis 02 Jul 2020 22:07 WIB

Red: Fuji Pratiwi

Warga melihat Alquran kayu di Museum Alquran Raksasa, Gandus, Palembang, Sumsel (ilustrasi). Pemerintah Kota Palembang, Sumatra Selatan secara bertahap berupaya menambah dan meningkatkan fasilitas pendukung di objek wisata andalan.

Warga melihat Alquran kayu di Museum Alquran Raksasa, Gandus, Palembang, Sumsel (ilustrasi). Pemerintah Kota Palembang, Sumatra Selatan secara bertahap berupaya menambah dan meningkatkan fasilitas pendukung di objek wisata andalan.

Foto: Republika/ Wihdan
Peningakatan fasilitas guna menarik kunjungan wisatawan.

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG -- Pemerintah Kota Palembang, Sumatra Selatan secara bertahap berupaya menambah dan meningkatkan fasilitas pendukung di objek wisata andalan. Hal itu agar semakin nyaman dikunjungi wisatawan nusantara(wisnus) dan mancanegara (wisman).

Wakil Wali Kota Palembang, Fitrianti Agustinda mengatakan, fasilitas pendukung seperti toilet, tempat parkir, area istirahat, serta tempat makan akan ditambah dan ditingkatkan kualitasnya. Ibu kota Provinsi Sumatra Selatan ini memiliki banyak objek wisata baik wisata budaya, sejarah, maupun wisata alam yang tidak kalah menarik dengan yang dimiliki daerah atau negara lain.

Beberapa objek wisata andalan atau yang cukup dikenal wisatawan seperti Sungai Musi dan Benteng Kuto Besak serta beberapa tempat lainnya perlu didukung fasilitas parkir yang luas dan aman, toilet yang bersih dan nyaman, serta tempat istirahat dan makan yang memadai. "Untuk menambah dan meningkatkan fasilitas pendukung di objek wisata yang ada di kota ini, kami berupaya melakukannya secara bertahap sesuai dengan skala prioritas kata Fitrianti, Kamis (2/7).

Fitrianti melanjutkan, Pemkot Palembang terus berupaya melakukan kegiatan yang dapat menambah daya tarik suatu objek. Melalui upaya tersebut diharapkan bisa mendongkrak tingkat kunjungan wisatawan ke Bumi Sriwijaya ini yang mengalami penurunan drastis dalam tiga bulan terakhir dampak wabah Covid-19.

Selain itu, sektor wisata juga berkontribusi cukup besar terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pada tahun sebelumnya, PAD dari sektor pariwisata mencapai Rp 250 miliar.

Baca Juga

sumber : ANTARA
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA