Wednesday, 22 Zulhijjah 1441 / 12 August 2020

Wednesday, 22 Zulhijjah 1441 / 12 August 2020

KAI Operasikan KA Turangga dan KA Joglosemarkerto

Kamis 02 Jul 2020 16:33 WIB

Rep: Eko Widiyatno/ Red: Dwi Murdaningsih

Stasiun Purwokerto

Stasiun Purwokerto

Turangga dan Joglosemarkerto tak beroperasi setiap hari. 

REPUBLIKA.CO.ID,  PURWOKERTO -- Meski KA Ranggajati relasi Cirebon-Purwokerto-Jember dihentikan operasinya, PT KAI mengoperasikan lagi dua KA penumpang yang melintas di wilayah Daop 5 Purwokerto. Kedua KA yang dioperasikan terdiri dari KA Turangga dan Joglosemarkerto. Turangga  melayani rute Surabaya Gubeng–Bandung-Gambir PP, serta KA Joglosemarkerto dengan relasi Purwokerto–Yogyakarta–Solo PP dan Purwokerto–Semarang–Solo PP.

Baca Juga

''Kedua KA tersebut, akan mulai beroperasi Jumat (3/7). Namun pengoperasiannya, tidak dilakukan setiap hari. Kami hanya mengoperasikan ketiga KA tersebut hanya pada hari Jumat, Sabtu, dan Minggu,'' ucap Manajer Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto, Supriyanto, Kamis (2/7).

Dengan pengoperasian kedua KA ini, dia menyatakan, jumlah KA penumpang yang melintas di wilayah Daop 5 akan semakin banyak. Sebelumnya, KA penumpang yang beroperasi terdiri dari KA Serayu Pagi relasi Purwokerto-Kroya-Kiaracondong-Pasarsenen PP, KA Kahuripan relasi Blitar-Kutoarjo-Maos-Kiaracondong, KA Bengawan relasi Purwosari Solo-Purwokerto-Pasarsenen, KA Kamandaka relasi Purwokerto-Semarang Tawang, dan KA lokal Prameks relasi Kutoarjo–Solo.

''Secara bertahap, PT KAI akan mulai mengoperasikan semua KA reguler yang ada, sebagai komitmen KAI untuk melayani masyarakat yang akan berpergian keluar kota menggunakan kereta api,'' katanya.

Meski demikian dia menyebutkan, protokol kesehatan menyangkut pencegahan penularan Covid 19 di atas KA tetap akan dilakukan. Untuk penumpang KA jarak menengah seperti KA Kamandaka maupun KA Joglosemarkerto, setiap calon penumpang harus memenuhi beberapa persyaratan.

Antara lain, calon penumpang harus dalam kondisi sehat, tidak sedang menderita influenza, batuk, maupun demam. Selain itu, wajib mengenakan masker selama berada di area stasiun maupun di atas KA, dan menggunakan pakaian lengan panjang atau jaket.

''Sebelum masuk stasiun, setiap calon penumpang akan diukur suhu tubuhnya,'' katanya.

Sedangkan untuk calon penumpang KA jarak jauh, PT KAI memberlakukan syarat tambahan berupa surat hasil test PCR dengan hasil negatif atau Rapid-test (non-reaktif) dengan hasil non reaktif. Surat ini berlaku selama 14 hari.

''Khusus yang akan berpergian ke Jakarta, harus memiliki dokumen SIKM (Surat Izin Keluar-Masuk) Jakarta. 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

 

BERITA LAINNYA