Thursday, 25 Zulqaidah 1441 / 16 July 2020

Thursday, 25 Zulqaidah 1441 / 16 July 2020

Aplikasi Sistem Rujukan Covid-19 Satu Pintu Disiapkan

Selasa 30 Jun 2020 21:54 WIB

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Fuji Pratiwi

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) II, akan menyiapkan aplikasi sistem rujukan satu pintu atau one gate system untuk pasien Covid-19.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) II, akan menyiapkan aplikasi sistem rujukan satu pintu atau one gate system untuk pasien Covid-19.

Foto: Yogi Ardhi/Republika
Sistem rujukan satu pintu ini sangat penting dalam mitigasi Covid-19 di Jatim.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) II, akan menyiapkan aplikasi sistem rujukan satu pintu atau one gate system untuk pasien Covid-19. Aplikasi yang disiapkan, diharapkan membantu mengurangi angka kematian pasien Covid-19 akibat terlambat dirujuk atau kamar yang melebihi kapasitas.

Baca Juga

Salah satu poin penting dalam aplikasi ini adalah adanya pusat komando (command center) yang siap melayani 24 jam. Command center ini dipusatkan di rumah sakit lapangan Covid-19 jatim, Jalan Indrapura, Surabaya, Jawa Timur.

Petugas command center tersebut akan mengarahkan pasien Covid-19 ke rumah sakit rujukan, berdasarkan tingkat risikonya. Petugas juga nantinya mencarikan dan memastikan ketersediaan tempat tidur dan kamar bagi pasien. 

"Ini menjadi bagian yang sangat penting, yakni pengintegrasian lewat one gate system. Kita berharap angka kasus Covid-19 yang muncul bisa kita mitigasi lebih komprehensif agar tingkat penyembuhan makin tinggi," kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Surabaya, Selasa (30/6).

Khofifah mengatakan, penyiapan aplikasi tersebut sejalan dengan amanat Presiden Joko Widodo yang meminta Pemprov Jatim dapat mengendalikan penanganan Covid-19 dalam dua pekan. Jokowi juga meminta Panglima Kogabwilhan II Marsdya TNI Imran Baidirus mengomandani RS Darurat Covid-19 di Surabaya.

Khofifah mengatakan, Pemprov Jatim sudah memiliki sistem informasi seperti update data langsung hal-hal yang terjadi di rumah sakit melalui gadget yang dititipkan di tiap-tiap rumah sakit rujukan di Jatim. Update data tersebut akan diintegrasikan dengan sistem rujukan yang dikomandani Pangkogabwilhan II.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA