Monday, 15 Zulqaidah 1441 / 06 July 2020

Monday, 15 Zulqaidah 1441 / 06 July 2020

Transjakarta Siapkan Langkah Hadapi New Normal

Rabu 01 Jul 2020 00:37 WIB

Red: Ani Nursalikah

Transjakarta Siapkan Langkah Hadapi New Normal. Petugas mengecek suhu calon penumpang transjakarta di Halte Harmoni, Jakarta.

Transjakarta Siapkan Langkah Hadapi New Normal. Petugas mengecek suhu calon penumpang transjakarta di Halte Harmoni, Jakarta.

Foto: Republika/Thoudy Badai
Waktu tunggu Transjakarta di masa new normal dipercepat jadi dua-tiga menit.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menyiapkan beberapa langkah memasuki normal baru (new normal) setelah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi diberlakukan di Ibu Kota Jakarta. Beberapa langkah yang disiapkan mulai dari waktu tunggu (headway), penambahan jumlah armada, pengaturan antrean pelanggan yang diatur dalam Standar Pelayanan Minimum (SPM) khusus pandemi.

Baca Juga

"Headway yang tadinya lima-10 menit di jam sibuk, di masa normal baru akan kita percepat jadi dua-tiga menit," kata Direktur Operasional Transjakarta Prasetia Budi dalam diskusi daring bersama Insitut Studi Transportasi (Instran), Selasa (30/6).

Selanjutnya, Transjakarta juga kembali mengoperasikan layanan mikrotrans setelah terhenti selama empat bulan. Seluruh mitra mikrotrans pun diminta mempersiapkan standar layanan mengikuti protokol kesehatan dengan pemberian marka untuk physical distancing bagi penumpang, pemasangan plastik transparan untuk membatasi sopir dan penumpang, hingga penyediaan cairan pencuci tangan.

Pada tahapan normal baru akan ada 107 rute yang dioperasikan oleh Transjakarta dengan perincian 23 rute Bus Rapid Transit (BRT), 15 rute layanan integrasi dan 69 rute mikrotrans.

Untuk mengatur kapasitas penumpang di halte, jika melebihi kapasitas 50 persen nantinya petugas akan menutup sementara akses masuk ke dalam halte.

"Akses masuk ke halte mungkin saja ditutup sementara jika kapasitas halte lebih dari 50 persen. Itu juga untuk mengantisipasi pelanggan yang transit agar tidak berdesak-desakan," kata Prasetia.

Dari semua langkah baru menuju normal baru itu, protokol kesehatan yang telah dilakukan selama pandemi Covid-19 dipastikan tetap dilakukan dengan ketat seperti pengukuran suhu tubuh, penyediaan fasilitas cuci tangan, penjagaan jarak menggunakan marka, hingga pembatasan jumlah penumpang sebanyak 50 persen dari kapasitas seharusnya.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA