Thursday, 11 Zulqaidah 1441 / 02 July 2020

Thursday, 11 Zulqaidah 1441 / 02 July 2020

Rumah Zakat Salurkan Sedekah Pangan Terdampak Covid-19

Selasa 30 Jun 2020 21:23 WIB

Red: Hiru Muhammad

Relawan Rumah Zakat Cabang Kepulauan Riau kembali melakukan aksi sedekah pangan di Pulau Mengkada, Batam, Ahad (28/6). Sejak Covid-19 melanda, banyak masyarakat sana yang tidak bisa lagi bekerja. Akibatnya, pemenuhan gizi untuk keluarga tidak terpenuhi. Karena itulah, Rumah Zakat menyalurkan kornet untuk ketahanan gizi bagi masyarakat yang terdampak.

Relawan Rumah Zakat Cabang Kepulauan Riau kembali melakukan aksi sedekah pangan di Pulau Mengkada, Batam, Ahad (28/6). Sejak Covid-19 melanda, banyak masyarakat sana yang tidak bisa lagi bekerja. Akibatnya, pemenuhan gizi untuk keluarga tidak terpenuhi. Karena itulah, Rumah Zakat menyalurkan kornet untuk ketahanan gizi bagi masyarakat yang terdampak.

Foto: istimewa
Sebanyak 85 paket kornet dan rendang sapi diberikan kepada warga penerima manfaat

REPUBLIKA.CO.ID,BATAM--Relawan Rumah Zakat Cabang Kepulauan Riau kembali melakukan aksi sedekah pangan di Pulau Mengkada, Batam, Ahad (28/6). Sejak Covid-19 melanda, banyak masyarakat sana yang tidak bisa lagi bekerja. Akibatnya, pemenuhan gizi untuk keluarga tidak terpenuhi. Karena itulah, Rumah Zakat menyalurkan kornet untuk ketahanan gizi bagi masyarakat yang terdampak. Sebanyak 85 paket yang terdiri dari kornet dan rendang sapi diberikan kepada warga penerima manfaat di Pulau Mengkada. Sebanyak 14 relawan dan amil Rumah Zakat ikut berkontribusi dalam aksi penyaluran ini. 

Salah satu penerima manfaat adalah Saiman (50 th) yang kesehariannya menangkap ikan dan istrinya bekerja sebagai ibu rumah tangga. Saiman dan istri tinggal di rumah yang berdekatan dengan pelantaran pelabuhan.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Saiman hanya mengandalkan hasil jualan dari ikan tangkapannya. Dengan adanya bantuan dari Rumah Zakat, Saiman pun senang dan bersyukur. "Terimakasih donatur rumah zakat, Alhamdulillah syukur. Semoga wabah ini segera di angkat. Karena kami tidak bisa pergi kemana-mana. Hanya memiliki sepeda sehingga sulit untuk bekerja," kata Saiman.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA