Thursday, 25 Zulqaidah 1441 / 16 July 2020

Thursday, 25 Zulqaidah 1441 / 16 July 2020

Demo Tolak Kedatangan TKA China Kembali Terjadi di Sultra

Selasa 30 Jun 2020 20:42 WIB

Red: Bayu Hermawan

Ilustrasi Demontrasi Mahasiswa

Ilustrasi Demontrasi Mahasiswa

Foto: Foto : MgRol112
Demo menolak kedatangan TKA asal China kembali terjadi di Sulawesi Tenggara.

REPUBLIKA.CO.ID, KENDARI -- Aksi demonstrasi menolak kedatangan tenaga kerja asing (TKA) asal China, kembali digelar di simpang empat Bandara Haluoleo Kendari, Desa Ambaipua, Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara (Sultra). Massa pendemo melakukan sweeping setiap kendaraan roda empat yang keluar dari bandara ini.

Baca Juga

Sweeping tersebut untuk memeriksa setiap kendaraan apakah memuat para TKA asal Tiongkok atau tidak. Massa aksi juga meminta kepada setiap kendaraan yang melintas agar menurunkan semua kaca jendela ketika melintas.

Demonstrasi penolakan TKA China ini berlangsung sejak siang hari sekitar pukul 13.40 WITA, dan berlanjut hingga malam hari. Demo penolakan ratusan TKA ini sempat memanas. Ratusan pengunjuk rasa mencoba masuk ke Bandara Haluoleo Kendari, namun dihalau oleh pihak kepolisian. Aksi dorong antara mahasiswa dan pihak kepolisian pun terjadi. Namun tidak terjadi bentrok ataupun ricuh.

Pengamanan terlihat oleh pihak kepolisian telah menyiapkan satu unit mobil water cannon dan barikade kemanan dengan menggunakan tameng dan gas air mata. "Ini jalan kami, dibuat dari uang rakyat, jangan ada pergesekan. Tujuan kita bukan bergesek-gesekan dengan kepolisian. Dengan hormat berikan kami jalan," ujar seorang orator saat berorasi di atas pengeras suara.

Hingga berita ini dinaikkan pada pukul 20.32 WITA, aksi unjuk rasa penolakan TKA itu masih terus berlangsung. Para orator terus bergantian melakukan orasi. Selain itu, massa aksi juga terus melakukan razia pada setiap kendaraan roda empat yang keluar dari bandara. Sebanyak 105 orang TKA China gelombang kedua dikabarkan akan tiba hari ini di Bandara Haluoleo Kendari.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA