Monday, 15 Zulqaidah 1441 / 06 July 2020

Monday, 15 Zulqaidah 1441 / 06 July 2020

Jangan Menyerah Joe Hart

Selasa 30 Jun 2020 20:02 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Agung Sasongko

Joe Hart

Joe Hart

Foto: REUTERS/Carl Recine
Joe Hart mengeklaim dirinya tidak merasa putus asa setelah 18 bulan jadi cadangan.

REPUBLIKA.CO.ID,   MANCHESTER -- Tak ada yang tahu jika mantan kiper terbaik dunia pada 2010 hingga 2015 kini berada dalam karier yang suram. Joe Hart yang memperkuat Burnley akan bersiap 'melajang' pada akhir musim 2019/2020.

Baca Juga

Keputusan itu datang secara langsung dari manajemen Burnley yang dipastikan tidak lagi memakai servis kiper berusia 33 tahun. Nahasnya, di sepanjang musim ini ia hanya memainkan tiga laga.

Dalam wawancaranya bersama BBC Sport, Selasa (30/6) Joe Hart mengeklaim dirinya tidak merasa putus asa setelah 18 bulan lamanya menjadi penghangat bangku cadangan. Ia juga mengakui tentang pentingnya kesehatan mental bagi pemain yang terpinggirkan.

"Saya ingat siapa saya. Saya ingat bermain untuk tim saya dan mencoba masuk ke tim utama Kota Shrewsbury. Saya belajar sejak dini dan Anda bisa mengatakan hal-hal hebat tentang Anda di sepak bola, tetapi Anda harus kuat dalam mengkritik diri sendiri, menganalisis apa yang Anda lakukan, dan merasa nyaman dengannya," jelas Joe Hart.

Hart memulai karier profesionalnya bersama tim gurem Sherwsbury dengan mencatatkan 58 penampilan sebelum resmi merapat ke Manchester City pada 2006 lalu. Bersama the Citizen, Hart meraih banyak penghargaan dan menjadikannya sebagai salah satu kiper terbaik.

Namun segalanya berbalik, kehadiran Josep Guardiola di Stadion Etihad membuat karier Joe Hart merosot. Ia tak masuk dalam rencana Pep di bawah mistar gawang the Eastland. Lebih lanjut, mantan kiper timnas Inggris berbicara tentang rumor ketertarikan Real Madrid yang berencana mendatangkannya pada aktivitas teransfer musim panas 2020.

Mendapati tawaran dari kesebelasan top dunia, Hart justru tidak terlalu antusias. Ia menyatakan tak ingin berspekulasi tinggi dengan mengatakan hanya membutuhkan tim yang benar-benar bisa memberikan kepercayaan kepada dirinya.

"Saya tidak berangan-angan bahwa Madrid akan mengetuk pintu saya, mengeluarkan Thibaut Courtois dan membawa saya masuk. Tetapi ada banyak lagi yang akan datang dari saya. Saya hanya perlu seseorang untuk percaya kepada saya dan saya akan membalas hal itu."

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA