Monday, 15 Zulqaidah 1441 / 06 July 2020

Monday, 15 Zulqaidah 1441 / 06 July 2020

Mercedes Tampil dengan Warna Hitam, Hamilton: Terima Kasih

Selasa 30 Jun 2020 15:14 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Pembalap Formula Satu (F1) dari tim Mercedes Lewis Hamilton.

Pembalap Formula Satu (F1) dari tim Mercedes Lewis Hamilton.

Foto: EPA-EFE/ENRIC FONTCUBERTA
Tampilan hitam ini mengejutkan banyak pihak.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Lewis Hamilton mengucapkan terima kasih kepada timnya, Mercedes-AMG Petronas, yang menyematkan livery hitam untuk kompetisi Formula 1 2020. Juara bertahan F1 itu yakin, livery hitam bisa mengirimkan pesan yang kuat dalam kampanye melawan rasialisme. 

Jelang balapan pembuka di Austria, Mercedes mengejutkan banyak orang dengan mengambil desain warna hitam pada W11, yang sudah saty dekade terakhir menggunakan desain Silver Arrows. Hamilton dan rekan setimnya, Valterri Bottas juga rencananya akan mengenakan seragam hitam. Sederhana, tapi aksi tersebut memberikan dampak besar.

''Itu sangat penting karena apa yang kami lakukan dan gunakan saat ini untuk mengedukasi diri sendiri, apakah itu untuk individu, bran atau perusahaan untuk membuat perubahan berarti, untuk memastikan persamaan dan inklusifitas,'' ucap Hamilton, dikutip dari Crash, Selasa (30/6).

Apalagi, Hamilton mengaku sudah pernah merasakan pengalaman diperlakukan rasialis, entah itu dirinya, keluarganya maupun teman-temannya. Oleh karena itu, ia menegaskan kampanye lawan rasialisme berasal dari hatinya. Pembalap asal Inggris itu mengaku bicara dengan Ketua Tim dan CEO Mercedes-AMG Petronas Toto Wolff, soal harapannya apa yang bisa dicapai sebagai seuah tim, dan pentingnya untuk tetap bersatu melawan rasialisme.

''Kami ingin membangun warisan yang lebih dari sekadar olahraga, dan jika kami bisa jadi pemimpin dan bisa mulai membangun lebih banyak keragaman daman bisa kami, itu akan jadi pesan kuat dan memberikan yang lain kepercayaan diri untuk memulai dialog soal bagaimana mengimplementasikan perubahan,'' ujar Hamilton.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA