Monday, 22 Zulqaidah 1441 / 13 July 2020

Monday, 22 Zulqaidah 1441 / 13 July 2020

Kemendikbud: Penambahan Rombel Pertimbangkan Sekolah Swasta

Selasa 30 Jun 2020 14:31 WIB

Rep: Inas Widyanuratikah  / Red: Ratna Puspita

Plt. Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (PAUD Dikdasmen) Hamid Muhammad

Plt. Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (PAUD Dikdasmen) Hamid Muhammad

Foto: Republika/Iman Firmansyah
'Jangan sampai penambahan jumlah siswa pada akhirnya menutup sekolah swasta.'

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengatakan pemerintah daerah boleh melakukan penambahan siswa atau rombongan belajar pada saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Namun, Plt. Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (PAUD Dikdasmen) Hamid Muhammad mengatakan, keputusan boleh tidaknya penambahan ini harus mempertimbangkan beberapa hal. 

Baca Juga

Salah satunya adalah keberadaan sekolah swasta. Hamid menegaskan, jangan sampai penambahan rombongan belajar ini mengganggu swasta dalam mendapatkan peserta didik. 

"Jangan sampai penambahan jumlah siswa pada akhirnya menutup sekolah swasta, dan itu jadi pertimbangan betul. Sekolah swasta ini kan kontribusinya cukup besar terhadap angka partisipasi siswa kita," kata Hamid, dalam telekonferensi, Selasa (30/6). 

Selain itu, pemerintah daerah harus memiliki alasan yang kuat terkait hal ini. "Penambahan siswa dari standar yang ditetapkan itu boleh, sepanjang ada alasan yang meyakinkan," kata dia.

Ia mencontohkan, di Surabaya selama dua tahun berturut-turut mengusulkan untuk menambah rombongan belajar dari 32 menjadi 36. Hamid menjelaskan, usul tersebut dikabulkan sebagai bentuk menerima aspirasi masyarakat untuk masuk sekolah negeri. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA