Thursday, 25 Zulqaidah 1441 / 16 July 2020

Thursday, 25 Zulqaidah 1441 / 16 July 2020

Google Otomatis Hapus Data Setelah 18 Bulan

Selasa 30 Jun 2020 12:46 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

Google

Google

Foto: EPA
Google juga memiliki opsi untuk menghapus Histori Lokasi setelah tiga bulan tersimpan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Google mengumumkan kebijakan baru untuk penyimpanan data. Setelan utama akan diatur otomatis untuk menghapus data setelah tersimpan selama 18 bulan.

"Kami ingin memastikan pengguna memiliki kontrol terhadap data mereka," kata Manajer Produk, Privasi Produk dan Layanan, Google, Greg Fair, saat pertemuan virtual, Selasa (30/6).

Setelan baru otomatis menghapus data setelah 18 bulan berlaku ketika pengguna mengaktifkan Histori Lokasi. Opsi menghapus secara otomatis akan disetel ke 18 bulan.

Google juga memiliki opsi untuk menghapus Histori Lokasi setelah tiga bulan tersimpan. Fitur hapus otomatis ini sudah tersedia sejak tahun lalu, namun, pengguna perlu menyalakan secara manual.

Setelan utama menghapus data otomatis 18 bulan juga berlaku untuk Aktivitas Web dan Aplikasi pada akun Google yang baru dibuat. Google juga mengumumkan sejumlah pembaruan untuk alat privasi mereka.

Baca Juga

Yang pertama berupa kontrol akun Google langsung dari penelusuran di Google Search. Setelah pengguna masuk ke akun Google, ketik "Pemeriksaan Privasi Google" di kolom pencarian, atau "Apakah Akun Google saya aman?"

Hasil pencarian akan memunculkan sebuah kotak setelan privasi, yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Pembaruan kedua berupa akses yang lebih mudah untuk mode samaran atau incognito. Pengguna bisa mengakses mode incognito dengan cara menekan lama gambar profil di Google Search, Google Maps dan YouTube.

Pembaruan lainnya, Google menambahkan lebih banyak kontrol privasi yang bersifat proaktif, misalnya memberikan rekomendasi atau tips mengelola setelan privasi.

sumber : antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA