Monday, 22 Zulqaidah 1441 / 13 July 2020

Monday, 22 Zulqaidah 1441 / 13 July 2020

Cuaca Sedang Panas, Ratu Inggris Punya Kiat Melawan Gerah

Selasa 30 Jun 2020 00:55 WIB

Rep: Rizkyan Adiyudha/ Red: Reiny Dwinanda

Ratu Inggris Elizabeth II mengenakan topi dengan pinggiran lebar untuk menghalau teriknya matahari.

Ratu Inggris Elizabeth II mengenakan topi dengan pinggiran lebar untuk menghalau teriknya matahari.

Foto: AP
Ratu Inggris punya cara untuk mengusir gerah saat berkegiatan di cuaca panas.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ratu Inggris Elizabeth memiliki cara tersendiri dalam menghadapi cuaca panas yang mendera saat ini. Sama seperti warga lainnya, kepala negara Britania Raya itu juga menggunakan kipas untuk melawan suhu hingga 30 derajat Celcius yang melanda Inggris.

Seperti diwartakan The Sun, Senin (29/6) penggunaan kipas tertangkap kamera saat ratu menerima tamu negara di Istana Buckingham. Kipas-kipas tersebut juga digunakan di beberapa kamar istana. Meski demikian, bisa jadi kipas yang digunakan ratu berbeda dengan rakyat Inggris pada umumnya.

Ratu Elizabeth juga kerap menggunakan topi dengan tepian yamg lebar. Benda tersebut menjadi aksesori wajib sang ratu dikala panas. Topi menjaga ketenangan ratu karena mampu menahan teriknya cahaya matahari.

Ratu sebenarnya diketahui juga senang menggunakan kacamata hitam. Namun, benda tersebut tidak bisa dia gunakan disaat menghadiri acara resmi. Sebabnya, ratu mengandalkan topi untuk menghalau pancaran sinar matahari agar tidak masuk ke mata.

Ratu juga kerap menggunakan es batu untuk mendinginkan minumannya. Namun, es batu yang digunakan orang nomor satu di Britania Raya itu tidak berbentuk kotak. Ratu menggunakan balok es berbentuk bundar guna menghindari bunyi benturan antara es dan gelas.

"Ratu diketahui kerap meminta es batu khusus untuk setiap minuman," kata penulis buku panduan kehidupan Ratu Elizabeth II, Karen Dolby.

Selama musim panas, Ratu Elizabeth memilih bahan pakaian yang akan dia kenakan dengan hati-hati. Ratu senang memakai baju berbahan sutra, organza, dan sifon. Dia melupakan gaya mantel-gaunnya yang biasa dan memilih rok musim panas sederhana dengan bahan yang ringan.

Ratu juga selalu mengenakan lengan tiga perempat di setiap pakaian yang dia kenakan selama musim panas. Dengan begitu, dia dapat dengan mudah berjabat tangan sekaligus memastikan lengan pakaian yang dia gunakan tidak mudah terangkat oleh hembusan angin.

Hal terakhir yang dia kenakan selama musim panas adalah sarung tangan putih. Ratu Elizabeth II mengenakan benda tersebut untuk membantunya melawan panas. Sarung tangannya terbuat dari katun putih dengan warna kain cerah guna membantu menjaga tangannya tetap dingin.

Sarung tangan itu juga berguna jika dia harus bersalaman dengan tangan orang yang lengket karena kepanasan. Asisten ratu bahkan selalu membawa sarung tangan cadangan kalau-kalau yang sang ratu kenakan saat itu kotor. Ketika dia memakai sarung tangan putih, dia selalu memastikan asesorinya selaras dengan sepatu dan tasnya.


Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA