Sunday, 21 Zulqaidah 1441 / 12 July 2020

Sunday, 21 Zulqaidah 1441 / 12 July 2020

Jokowi: Jangan Ada Lagi Rebut Paksa Jenazah Covid-19

Senin 29 Jun 2020 19:14 WIB

Rep: Surya Dinata/ Red: Wisnu Aji Prasetiyo

Petugas pemakaman menguburkan jenazah dengan protokol COVID-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta.

Foto: Republika/Thoudy Badai
EMBED
Jokowi tak ingin ada keluarga yang merebut paksa jenazah Covid-19.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Presiden Joko Widodo menginginkan tidak terjadi lagi perebutan secara paksa jenazah pasien Covid-19. Hal ini disampaikan dalam rapat terbatas yang  diadakan di Istana Merdeka Senin (29/6).

Akan persoalan itu, Jokowi meminta jajarannya di kementerian untuk meninjau yang sudah menerapkan aturan new normal. Peraturan yang sudah ditentukan harus diterapkan dengan betul, agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Jokowi juga meminta untuk melibatkan tokoh-tokoh agama, budayawan, ahli komunikasi publik dan praktisi lainnya untuk memberikan penjelasan tentang bahaya dan resiko penularan Covid-19. Sehingga kedepannya tidak ada lagi masyarakat yang merebut jenazah positif Covid-19.

 

 

Video Editor | Fian Firatmaja

Sumber : Setpres

Dapatkan Update Berita Republika

 
 

BERITA LAINNYA