Ahad 28 Jun 2020 17:25 WIB

Harga Bawang Merah Mulai Turun di Cianjur

Bawang merah di Cianjur, Jawa Barat, kini dijual seharga Rp 40.000 per kilogram.

Bawang merah di Cianjur, Jawa Barat, kini dijual seharga Rp 40.000 per kilogram (Foto: ilustrasi pedagang bawang merah)
Foto: Edi Yusuf/Republika
Bawang merah di Cianjur, Jawa Barat, kini dijual seharga Rp 40.000 per kilogram (Foto: ilustrasi pedagang bawang merah)

REPUBLIKA.CO.ID, CIANJUR -- Harga bawang merah yang sempat melambung tinggi di sejumlah pasar tradisional di Cianjur, Jawa Barat, kini mulai mengalami penurunan. Saat ini, harga bawang merah mulai turun dari Rp 60.000 per kilogram menjadi Rp 40.000 per kilogram.

"Minggu ini, harga sudah kembali turun menjadi Rp 40.000 per kilogram, sebelumnya harga melambung sampai Rp6 0.000 per kilogram. Harga yang tinggi itu sudah terjadi sejak menjelang Lebaran karena minimnya stok di tingkat petani," kata pedagang bawang merah di Pasar Induk Pasirhayam Cianjur, Nurhasanah, Ahad (28/6).

Baca Juga

Ia menjelaskan, kembali turunnya harga bawang merah meskipun belum mencapai harga normal, akibat sepipembeli dan stok bawang di tingkat petani mulai melimpah seiring masuknya musim panen. Saat ini persediaan bawang merah berangsur normal, sehingga harga kembali turun, dan diharapkan penjual mencapai harga normal, meskipun ada kekhawatiran pekan-pekan menjelang hari Raya Kurban akan kembali mengalami kenaikan.

"Kemungkinan kembali stabil ke harga normal setelah Idul Adhaselesai. Harapan kami harga kembali normal dan tingkat pembelian kembali meningkat. Sejak satu bulan terakhir, kami hanya menghabiskan stok yang ada, tidak berani membeli banyak karena tingkat pemakaian menurun," katanya.

Meskipun harga bawang merah sudah kembali turun, sebagian besar pedagang masih mengeluhkan sepinya pembeli. Mereka terpaksa menjual bawang ke pedagang keliling dengan keuntungan sedikit.

"Sudah satu pekan turun, namun tingkat pembelian masih rendah, harapan kami harga kembali normal dan stok kembali aman, agar pedagang tidak merugi karena bawang tidak terjual dan membusuk. Kami siasati dengan menjual harga modal ke pedagang keliling," kata Safrudin (39) pedagang bawang merah lainnya.

Ia menjelaskan, saat harga normal pedagang dapat menjual 50 kilogram bawang merah setiap harinya. Namun untuk saat ini paling banyak mereka menjual 20 kilogram per hari. Ia mengatakan, berbagai upaya dilakukan agar tidak merugi termasuk mengolah bawang menjadi bawang goreng atau menjual dengan harga modal.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement