Tuesday, 21 Zulhijjah 1441 / 11 August 2020

Tuesday, 21 Zulhijjah 1441 / 11 August 2020

500 Kader PDIP Kabupaten Bogor Unjuk Rasa ke Kantor Polisi

Jumat 26 Jun 2020 20:43 WIB

Red: Teguh Firmansyah

PDIP

PDIP

Foto: Dok Republika
Demonstran meneriakkan yel-yel PDIP bukan PKI.

REPUBLIKA.CO.ID, CIBINONG -- DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Bogor mengerahkan 500 kader melakukan aksi unjuk rasa di halaman kantor Polres Bogor, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (26/6). Ketua DPC PDIP Kabupaten Bogor Bayu Syahjohan mengatakan aksi tersebut bentuk permintaan PDIP agar pelaku pembakar bendera partai berlambang banteng moncong putih saat demonstrasi di gedung DPR/MPR, Rabu (24/6), ditangkap.

"Kita kerahkan 500 kader di tingkat kecamatan. Kalau dengan tingkat kelurahan jumlahnya bisa sampai 30 ribu massa, tapi kita tidak lakukan itu," ungkapnya kepada Antara di sela-sela aksi.

Ratusan kader dengan mengenakan baju berwarna merah itu memadati halaman Kantor Polres Bogor mulai pukul 14.00 WIB. Mereka melakukan long march dari Kantor PDIP Kabupaten Bogor yang jaraknya sekitar 1 kilometer.

Sebagian kader nampak mengibarkan bendera PDIP dan bendera merah putih, sembari meneriakkan beberapa kalimat, salah satunya ungkapan bahwa PDIP tidak terafiliasi dengan PKI. "Saya sebagai ketua partai di sini tidak mengenal yang namanya PKI, saya tahu betul PDIP tidak ada satupun PKI. Kita sangat anti PKI. PKI tidak memiliki tuhan, tapi kami mayoritas Muslim," terang Bayu.

Menurutnya, kedatangannya ke kantor Polres Bogor tidak hanya untuk melakukan aksi unjuk rasa, melainkan melakukan pelaporan atas peristiwa pembakaran bendera PDIP ke Kapolres. Langkah ini serupa dengan yang dilakukan kader PDIP di daerah-daerah lain.

"Kami ingin melaporkan, tentunya kami tidak terima ada pembakaran bendera PDIP. Kami meminta aktornya segera ditangkap, sekitar 10 sampai 15 orang," tuturnya.

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA